Raker Kesehatan untuk Evaluasi Kebijakan/Program

Raker Kesehatan untuk Evaluasi Kebijakan/Program

ilustrasi. (Net)

Bandung – Dinas Kesehatan Provinsi dengan Kabupaten/Kota, serta seluruh stakeholder di bidang kesehatan
menggelar Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) 2015. Kegiatan tersebut langsung dibuka Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, pada Senin (23/2/2015) di Aula Fakultas MIPA Universitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung.

Wakil Gubernur Deddy Mizwar sangat mengapresiasi para Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Direktur Rumah Sakit Umum serta seluruh stakeholder bidang kesehatan yang ada di Jawa Barat atas partisipasinya.

“Kegiatan ini hakekatnya sebagai media untuk evaluasi kebijakan dan program, koordinasi, sinkronisasi, serta mensinerjikan pembangunan di bidang kesehatan untuk perumusan perencanaan pembangunan bidang kesehatan di Jawa Barat yang berkualitas dan akuntabel, yang pada akhirnya Masyarakat Jawa Barat Sehat Untuk Semua”, ungkapnya.

Wagub Jabar mengatakan format pelaksanaan tahapan perencanaan pembangunan (termasuk di bidang kesehatan) berbasis multi pihak melalui dialog, koordinasi, sinkronisasi, dan sinerji dengan menerapkan Prinsip Jabar Masagi, yang merepresentasikan pelibatan (involvement) yang kuat.

4 faktor dalam pembangunan menurutnya yaitu Pemerintah, Dunia Usaha, Akademisi, dan Komunitas berbasis masyarakat, dengan kendali Peraturan Perundang-undangan/ Law and Regulations dengan menggunakan bantuan piranti lunak tingkat Decission Support System (DSS) yaitu RKPDJabarOnline-2101.

Dirinya menambahkan bahwa Pemprov Jabar ingin menjadikan kesehatan sebagai hal yang penting, serta dapat menggunakan anggaran kesehatan setiap tahunnya tepat sasaran.

“Goal nya bagaimana pada dasarnya Jabar Masagi tadi bersama-sama melihat kesehatan menjadi hal sangat urgent. Kita tahu setiap tahun anggaran APBD kita meningkat, tapi bagaimana 10% dari APBD ini tepat sasaran”, paparnya.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:kesehatan,