21 Anggota FPI Jadi Tersangka Rusuh di DPRD DKI

21 Anggota FPI Jadi Tersangka Rusuh di DPRD DKI

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto (kiri) didampingi Dirkrimum Kombes Heru Pranoto (tengah) dan Kasat Kamnag AKBP Suwondo (kanan) menunjukan foto korban kerusuhan di depan kantor DPRD di Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (4/10). (Foto:

Jakarta - Sebanyak 21 anggota Front Pembela Islam (FPI) yang berunjuk rasa menolak pengangkatan Basuki Tjahaja Basuki atau Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga berakhir ricuh dijadikan sebagai tersangka. "Dari 21 tersangka, empat orang di bawah umur," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Sabtu (4/10/2014).

Menurut Rikwanto, empat orang tersangka yang di bawah umur dikenakan wajib lapor sedangkan sisa tersangka lainnya menjalani penahanan. Sementara seorang lainnya berinisial IR masih berstatus saksi karena belum cukup bukti.

Polda Metro Jaya terus mendalami penggerak di balik aksi anarkis FPI di depan Gedung DPRD DKI Jakarta saat berunjuk rasa menolak Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Heru Pranoto mengatakan, pihaknya akan terus mendalami orang yang menggerakkan para tersangka dari luar Jakarta menuju Jakarta. Sebab, banyak dari tersangka berasal dari luar Jakarta seperti dari daerah Jawa Barat. "Mereka datang setelah mendapatkan broadcast message," kata Heru.

Polisi, katanya telah mengantongi beberapa nomor yang diduga penyedia dana dalam aksi itu. Di samping iu, polisi juga menyita sebanyak tujuh karung batu, satu buah samurai, kotoran kerbau dan bambu yang digunakan pada saat aksi anarkis itu berlangsung. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,