Jaga Kolesterol dengan Mengkonsumsi Makanan Berserat

Jaga Kolesterol dengan Mengkonsumsi Makanan Berserat

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta  - Pak Muksin, tiba-tiba mengeluh, karena kalesterolnya pekan ini naik. beberapa keluhan mulai dirasakannya  tidak nyaman saat beraktivitas. Suatu pagi, pak Muksin melakukan olah raga jalan pagi disekitar lapangan olah raga tidak jauh dari pemukimannya. 
 
Di halaman parkir lapangan tersebut ia menangkap kerumunan orang-orang yang tengah mememriksakan diri dengan pelayanan medis gratis. Pemeriksaan itu adalah bentuk kerja kemasyarakatan dan kemanusiaa suatu perkumpulan tertentu. 
 
Timbul niat Pak Muksin untuk ikut bergabung  mencari tahu, mengapa dua hari terakhir ini, ia merasa kurang nyaman. Ternyata benar saja, setelah diperiksa medis seorang dokter muda, ia dinyatakan kolesterolnya sedang naik. Tentu saja Pak Muksin lumayan kaget, tetapi ia ikhlas, dengan hanya mengeluarkan tambahan dana, ia bisa mengetahui gula darah dan kalesterolnya sedang bermasalah. 
 
Sebuah seminar membahas soal penyakit kalesterol. Konon dengan makanan yang mengandung serat yang larut dapat membantu menjaga kolesterol dalam darah seseorang.

"Serat yang larut mengontrol kolesterol," kata Penasihat Nutriai Medis PT. Quaker Indonesia dr. Elia Indrianingsih, SpGK, saat seminar "Living with Heart Disease" di Jakarta, Selasa (24/2/205).

Serat larut, terutama Beta glucan, dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dengan cara menghambat penyerapan kolesterol makanan.

Serat larut bekerja seperti spons, menarik air dan membentuk gel yang memperlambat pencernaan, menunda pengosongan lambung sehingga membuat rasa kenyang yang lebih lama.

Pengosongan lambung yang lambat ini dapat membantu mengatur kadar gula darah pada orang dengan diabetes.

Serat larut umumnya terdapat pada biji-bijian seperti beras, oat dan gandum.

Kadar serat larut pada 100 gram oat adalah 5,1 gram, lebih tinggi daripada gandum (2,2 gram) dan beras (0,1 gram).

Serat larut juga dapat ditemukan di kacang-kacangan, apel, jeruk, pir, stroberi, bijirami, mentimun, seledri dan wortel.(Ode)**
.

Categories:Gaya hidup,
Tags:kesehatan,