Dibekuk di Malaysia, M Diancam Hukuman Mati

Dibekuk di Malaysia, M Diancam Hukuman Mati

M tersangka utama kasus peredaran narkoba jenis sabu asal Madura, Jawa Timur ditangkap BNNP Jabar di Malaysia, Selasa petang (24/2/2015)

Bandung -  M, pelaku pengedar narkoba jaringan internasional yang dibekuk Badan Narkotika Nasional Jabar terancam hukuman mati. 

 

M ditangkap lewat pengembangan kasus penyelundupan sabu ke Indonesia yang dibawa tiga TKI ilegal di Malaysia, Januari 2015 lalu. Mereka adalah Rahayu (35), Atika (28), dan Supriyono (32).

Para TKI tersebut dititipi M narkotika jenis sabu seberat 768,8 gram atau setara Rp 1,3 miliar.  "Mereka dijerat Pasal 102 huruf e Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2006, tentang Kepabeanan juncto Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat (2) sub Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati," kata Kepala BNNP Jabar Brigjen Pol Anang Pratanto, di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Selasa (24/2).

M yang tercatat sebagai warga Madura Indonesia itu sudah menetap selama 24 tahun di Malaysia. M diintai sejak lama karena aksi pengedaran narkoba terhadap TKI. 

 

Pihaknya yang dibantu atase kepolisian RI di Malaysia dan kepolisian Malaysia, akhirnya berhasil dibekuk di tempat tinggalnya di sebuah apartemen di kompleks perumahan Pandan Indah Kuala Lumpur Malaysia. "Tersangka  merupakan DPO (daftar pencarian orang) kami. Tersangka merupakan pelaku utama," ungkapnya.

M tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Selasa (24/2) pukul 17.30 WIB. Ia kemudian dibawa ke kantor BNNP Jabar guna penyelidikan lebih lanjut. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:narkoba,