Ricuh, Sidang Penggelapan Dana Koperasi Cipaganti

Ricuh, Sidang Penggelapan Dana Koperasi Cipaganti

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Pengadilan Negeri (PN) Bandung menggelar sidang perdana kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana belasan ribu nasabah Koperasi Cipaganti Karya Guna Persada (KCKGP) sebesar Rp 3,2 triliun, dengan menyeret empat petingginya.
Agenda sidang pembacaan dakwaan untuk empat terdakwa awalnya berjalan lancar. Namun, di tengah persidangan sejumlah pengunjung sidang yang merupakan para korban membentangkan spanduk dari karton warna putih.
"Dikemanakan Rp 3,2 triliun uang mitra?" isi tulisan dalam spanduk tersebut.
 
Melihat aksi para korban, Ketua Majelis Hakim, Kasianus Telaumbanua, sempat menegur agar para korban tidak membuat gaduh. Bahkan untuk meredam aksi, Kasianus sempat menskor sidang selama dua menit.
Sementara itu, ratusan korban tetap memenuhi ruang sidang. Selain itu, terlihat juga puluhan anggota ormas pendukung terdakwa memenuhi ruang sidang.
 
Untuk menghindari terjadinya bentrok, pihak kepolisian menjaga ketat ruang sidang. Bahkan berbeda dengan sidang lainnya, sekitar 10 anggota polisi berdiri tepat di belakang para terdakwa.
Empat terdakwa, yakni Andianto Setiabudi, Julia Sri Redjeki (kakak Andianto), Yulianda Tjendrawati Setiawan (istri Andianto), dan Cece Kadarisman. Keempatnya adalah para petinggi KCKGP. (Jr.)**
.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,kpk,