Semakin Banyak Media Pendukung Tinggalkan Jokowi

Semakin Banyak Media Pendukung Tinggalkan Jokowi

Semakin Banyak Media Pendukung Tinggalkan Jokowi.

Jakarta - Beberapa media yang merupakan pendukung Jokowi  mulai balik kanan. Bahkan, perubahan sikap itu mereka perlihatkan dengan terang-terangan.

Mereka yang berbalik arah antara lain kelompok Lippo Group. Media berbahasa Inggris milik kelompok itu, Jakarta Globe telah beberapa kali menurunkan editorial yang tidak hanya menyerang kebijakan pemerintahan Jokowi, tapi juga menyudutkan gaya kepemimpinan mantan Walikota Solo itu.

Lippo Group juga memiliki sejumlah media di bawah Berita Satu Media Holding, seperti BeritaSatu TVSuara Pembaruan dan Investor Daily. Media-media itu termasuk dalam kelompok media pendukung Jokowi sejak pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2012 dan pemilihan presiden 2014.

Dalam editorial tanggal 18 Februari lalu misalnya, harian ini menurunkan tajuk yang dalam bahasa Indonesia kira-kira seperti ini: Kelangkaan Kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Rakyat Indonesia dapat dimaafkan bila menyimpulkan, negeri ini tidak memiliki seorang presiden setelah Susilo Bambang Yudhoyono lengser dari jabatannya Oktober tahun lalu. Penggantinya, Jokowi hanya dalam situasi tertentu memperlihatkan kehadirannya, terutama di tengah isu eksekusi penyelundup narkoba dan penenggelaman kapal asing yang tak berdaya," bunyi paragrap pertama tajuk itu.

"Tetapi bila menyangkut hal yang sangat penting, Jokowi takut menggunakan kekuasaan presidensial yang milikiknya, atau secara sederhana tidak memahami hal itu," lanjut tajuk Jakarta Globe.

Seperti beberapa berita sebelumnya, menyoroti sikap Jokowi menghadapi konflik KPK dan Polri terkait penunjukan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri.  Sementara dalam editorial hari ini (Rabu, 25/2), Jakarta Globe menyoroti eksekusi mati penyelundup narkoba di era Jokowi.

Harian ini mengingatkan Jokowi, jika eksekusi mati hanya untuk memperlihatkan postur macho Indonesia dan khususnya kepemimpinan Jokowi semata, tanpa secara fundamental membenahi akar masalah peredaran narkoba. Maka Indonesia akan mendapatkan begitu banyak kritik dan protes dari dunia internasional. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:jokowi,