Kebakaran di PT Kahatex, Petugas Sulit Cari Sumber Air

Kebakaran di PT Kahatex, Petugas Sulit Cari Sumber Air

Akibat Bahan Bahan Yang mudah terbakar, pihak Damkar alami kesulitan dalam memadamkan Api. (Foto: Tris Doddy)

Sumedang - Hingga saat ini kebakaran berskala besar, yang menimpa gudang kapas salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara, PT Kahatex di daerah  Jalan Raya Rancaekek - Garut KM.25, Kp. Cipasir,Desa Cinta Mulia,Kec.Jatinangor, Kab. Sumedang, belum bisa dipadamkan.

Pasalnya selain api membakar bahan-bahan yang mudah terbakar seperti benang dan kapas, petugas Damkar juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan sumber air.

Hal tersebut diungkapkan Efendi SP, selaku ketua koordinator petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu subuh (05/10/2014), sekitar pukul 4.50 WIB.

"Kami belum tahu pasti keadaan di dalam karena baru aplus dengan petugas damkar yang tadi bekerja mulai pukul 17.00 WIB. Melihat kondisi seperti ini masih dibutuhkan banyak air, dan kami kesulitan dalam menemukan sumber air," ujar Effendi.

Menurut data yang dihimpun CikalNews.com, diperkirakan api akan padam sore hari, dalam kejadian kebakaran tersebut memang sulit untuk memadamkan api. Sebab diketahui api telah mengenai tumpukan bahan-bahan tekstil, sehingga menambah sulit pihak damkar untuk mematikan api.

Hingga berita ini diturunkan kondisi api masih besar, asap tebal masih menggumpal namun para karyawan masih tetap bekerja melakukan proses produksi tekstil di PT Kahatex. (AY)

.

Categories:Bandung,