Harga Beras Naik Karena Ulah Mafia Beras

Harga Beras Naik Karena Ulah Mafia Beras

Beras naik harganya padahal stock terbilang aman. (Foto : ADE)

Bandung – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengaku heran atas fenomena kenaikan harga beras saat ini. Menurutnya kenaikan harga beras justru terjadi saat stock beras terbilang cukup, harga harusnya naik saat stock sedang sedikit. Dirinya memprediksi kenaikan harga beras di Indonesia terjadi karena ulah nakal spekulan atau mafia beras.

 

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan menyebutkan, seharusnya harga beras bisa kembali normal jika para mafia tidak bermain disituasi ini.

 

“Saya meminta kepada semua pihak agar memantau ulah spekulen atau mafia beras dan menindaknya saat dia ketahuan menimbun atau seenaknya menaikan harga beras,” ucap Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu (25/02/2015).

 

Stock beras untuk di Jawa Barat sampai beberapa bulan terbilang cukup aman, setelah mengecek ke gudang Bulog (Badan Urusan Logistik), Gubernur Ahmad Heryawan menyatakan stock beras Jawa Barat aman.

 

“Sejauh ini stock beras untuk Jawa Barat terbilang aman, tetapi kenapa harga beras bisa naik melambung, ini pasti ada ulah mafia beras,” pungkasnya.

 

Untuk menjaga kestabilan harga beras Pemprov Jawa Barat berencana melakukan OP (Operasi Pasar) di seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat. Selain itu distribusi Raskin (Beras Miskin) juga akan dilakukan lebih cepat agar harga beras bisa stabil. (Ode)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:bandung,