30 Bom Air Dijatuhkan Atasi Kebakaran Hutan Bengkalis

30 Bom Air Dijatuhkan Atasi Kebakaran Hutan Bengkalis

Ilustrasi.(Foto:Net)

Pekanbaru - Tim gabungan pemadam kebakaran teus melakukan pemadaman di Hutan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis Riau. Hal itu menyusul kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu yang terus meluas.
Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Mulia Nauli mengatakan Tim Fire and Aviation PT RAPP telah melakukan 30 sorti water bombing atau penjatuhan bom air, untuk memadamkan kebakaran lahan di Hutan Bengkalis yang merupakan daerah terparah terkena dampak kebakaran hutan di Riau.
Dalam upaya itu, pihaknya diperkuat dua helikopter untuk pemantauan dan pemadaman, serta didukung 75 personel darat dengan peralatan lengkap yang langsung turun ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api.
 
"Tim langsung kita turunkan ke lokasi, kita juga menyediakan dua unit helikopter, waterbombing dan patroli, beserta peralatan lainnya,” kata Mulia Naulia. Tim pemadam juga dilengkapi dua pompa besar merek Tohatsu, empat pompa Mark III, dua pompa Mini-Striker, serta selang pemadam.
Pantauan di lokasi, tim menggunakan drone atau unmanned aerial vehicle (UAV), sejenis pesawat quadcopter remote control, yang dioperasikan untuk memantau pergerakan api dan luasan lahan yang terbakar.
 
Tim Fire Fighter PT RAPP masih terus melakukan pemadaman dan berupaya optimal, agar api tidak masuk ke area konsesi. Helikopter PT RAPP juga sudah melakukan pemadaman menggunakan bom air sebanyak 25 sorti di wilayah Pulau Rupat yang terbakar.
Sedangkan pada Senin lalu, waterbombing dilakukan di sekitar wilayah Desa Kuala Panduk dengan jumlah bombing sebanyak 15 sorti. "Kita berusaha keras agar api tidak meluas dan dapat segera padam," tutupnya. (Jr.)**
.

Categories:Daerah,
Tags:bencana,