Tanam Pohon Selamatkan Hak Hidup Generasi Muda

Tanam Pohon Selamatkan Hak Hidup Generasi Muda

Wagub Jabar Tanam 273.000 Pohon Bakau bersama Toyota Indonesia, di Pantai Tanjung Baru, Pasir Laya, Cilamaya Kulon, Karawang, Kamis (26/2/2015).(TrisDoddy)

Karawang - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengungkapkan, penanaman pohon dan revitalisasi kehutanan, merupakan upaya mengembalikan hak hidup generasi mendatang.

Hal itu mengemuka dalam acara Penanaman 273.000 Pohon Bakau bersama Toyota Indonesia, di Pantai Tanjung Baru, Pasir Laya, Cilamaya Kulon, Karawang, Kamis (26/2/2015).

Deddy mengatakan, kerusakan alam di Karawang sudah mencapai 60 ha. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat dibutuhkan. Pemberdayaan itu  dapat dilakukan dengan cara menanami lahan yang rusak dengan jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan masyarakat langsung, seperti pohon bakau atau mangrove.

"Tak kurang dari 40 jenis produk olahan mangrove, seperti kecap, kerupuk, dan pecel. Selama tidak memberikan manfaat pada kehidupan sehari-hari, kesadaran masyarakat akan sangat minim," ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, dari 1783 km2 luas Kabupaten Karawang seluas 84 km2 merupakan sisi pantai yang memerlukan penanaman pohon mangrove guna menghindari abrasi. 
 
Seluas 6 km2 dibantu oleh Corporate Social Responsibility (CSR) Toyota. Sedangkan sisanya dibantu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Cellica mengajak masyarakat Karawang terutama di daerah pesisir pantai, agar bersama-sama menjaga dan melestarikan pohon yang sudah ditanam. Sebab, Tanjung Baru merupakan salah satu destinasi wisata, yang mampu mendatangkan 5.000 hingga 10.000 wisatawan bermotor di masa liburan.

"Kita berharap, program CSR yang sangat baik ini dapat berkelanjutan, dan kami sangat berterimakasih atas segala bantuan yang diberikan bagi Karawang," ujar Cellica ditemui usai acara.
.

Categories:Daerah,
Tags:kesehatan,