Korea Selatan Hapus UU Larangan Berselingkuh

Korea Selatan Hapus UU Larangan Berselingkuh

Ilustrasi.(Foto:Net)

Seoul - Mahkamah Konstitusi Korea Selatan menghapus undang-undang larangan berselingkuh, dengan alasan peraturan tersebut melanggar kebebasan individu.

Seperti dilaporkan surat kabar the Wall Street Journal, Kamis (26/2) undang-undang larangan berselingkuh itu dibuat pada 1953, dan telah menjerat pelaku dengan hukuman dua tahun penjara jika ketahuan berselingkuh dan diadukan oleh pasangan resmi.

Sementara menurut kantor Kejaksaan Agung, sejak 1986 sudah 53 ribu warga Korea Selatan didakwa berselingkuh, dan 35 ribu di antaranya sudah dipenjara.

"Bahkan jika perselingkuhan harus dihukum sebagai tindakan yang tidak bermoral, negara tetap tidak boleh ikut campur, karena ini merupakan masalah pribadi seseorang," kata Ketua Hakim Park Han-Chul.

Berdasarkan undang-undang, perselingkuhan, hanya dapat dituntut atas pengaduan dari pihak yang dirugikan. Seperti yang terjadi pada tahun 2008 ketika salah seorang aktris terkenal di negara itu, Ok So-Ri, diberi hukuman percobaan delapan bulan karena berselingkuh. (Jr.)**

.

Categories:Internasional,