18 Tewas, Tambang Emas Monterado Runtuh

18 Tewas, Tambang Emas Monterado Runtuh

18 tewas, tambang emas Monterado runtuh (Foto Ilustrasi: Net)

Pontianak  - Sedikitnya 18 orang warga tewas tertimbun akibat tambang emas yang diduga ilegal itu runtuh pada saat mereka menggali emas di daerah Gua Boma, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalbar. Sabtu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para korban adalah karyawan dan pendulang yang sedang melakukan penambangan emas. Diduga, penambangan emas tersebut dilakukan tanpa izin atau penambangan emas ilegal. Para korban sebagian besar laki-laki, yakni sebanyak 16 orang dan dua lainnya berjenis kelamin perempuan.

Anggota Polsek Monterado Brigadir Polisi Suprianus membenarkan informasi tersebut. Kecamatan Monterado berbatasan dengan Kota Singkawang. Data Dinas Pertambangan, Energi dan Sumberdaya Mineral, Kabupaten Bengkayang, mencatat daerah itu memiliki kandungan emas alluvial dengan sumber daya terukur 35.000.000 meter kubik, kadar Au 169 mgr per meter kubik atau 0,005 oz Au setiap meter kubik.

Sementara itu, data dari laman muhlissuhaeri.blogspot.com mencatat penambangan emas tanpa izin (PETI) di sekitar Singkawang itu, tak lepas dari sejarah Monterado sebagai pusat penambangan emas pada abad ke-18. Mary Sommers Heidhues dalam bukunya berjudul "Goldiggers, Farmers and Traders in the Chinese Districts of West Kalimantan" menulis, kerajaan Sambas mendatangkan para pekerja dari Tiongkok demi kebutuhan pertambangan mereka dan Monterado menjadi pusat pertambangan emas saat itu. (Jr.)**

.

Categories:Nasional,