Pakar Politik, Regenerasi Kader Parpol 'Mampet'

Pakar Politik, Regenerasi Kader Parpol 'Mampet'

Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Prof. Karim Suryadi.(Foto:mangle)

Bandung - Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Prof. Karim Suryadi mengungkapkan pandangannya, yang sedikit berbeda mengenai fenomena regenerasi kader partai politik

"Saya setuju, tetapi bukan mandek melainkan mampet," ungkapnya dalam kegiatan Diskusi Publik bertemakan "Regenerasi Parpol Mandek?" di Hotel Ibis, Jalan Braga, Kota Bandung, Sabtu (28/2/2015).

Dirinya menjelaskan, ada faktor yang menyebabkan hal itu terjadi, yakni kultur, sentralisasi, enggannya generasi muda masuk ke dunia politik. Sehingga terjadi pemusatan fokus kepada yang ada di televisi nasional. Sedangkan yang ada di daerah tidak terpantau dan sulit untuk menembus pusat.

"Sudah lama diibaratkan, kepemimpinan partai politik itu ibarat popok yang harusnya diganti setiap periode, karena banyak kuman. Ya kurang lebih seperti itulah," bebernya.

Karim mengatakan, partai politik perlu memperbaiki beberapa faktor penyebab mampetnya regenerasi tersebut. Pasalnya akan menjadi permasalahan yang terus berulang kultur tadi. "Parpol perlu memperbaiki faktor - faktor yang menyebabkan regenerasi mampet," paparnya. (Jr.)**

.

Categories:Politik,
Tags:politik,