Hetty Koes Endang Puaskan Penggemarnya

Hetty Koes Endang Puaskan Penggemarnya

Hetty Koes Endng saat tampil di Saung Pak Raden Bule Jl Banteng 56 Bandung, Sabtu (28/2/2015).(foto Wa Ode)

Bandung- Di tengah suasana menanti kehadiran artis legend asal Bandung, tiba-tiba suara khas itu memecahkan suasana dari arah pintu masuk kafe PRB alias Saung Pak Raden Bule di Jl Banteng 56 Bandung, Sabtu (28/2/2015).

Interlude lagu "Dingin" yang dinyanyikan Hetty membahana, tepuk tangan langsung memecahkan malam. Seraya bernyanyi Hetty Koes Endang mampu menghapus dahaga penantian ratusan penonton yang menantinya.

Mengenakan busana warna  terang, ditaburi beling-beling dibeberapa titik,  Hetty masih memberikan kesan bintang. Terutama suaranya yang khas, lagu "Dingin" yang pernah membesarkan namanya dilumat hingga tuntas.

"Wilujeng wengi, apa kabar semuanya? Aduh sudah lama saya tidak bernyanyi di Bandung, selama ini yang ngajak nyanyi itu hanya orang Malaysia dan Singapura, punten nya,
bukannya sombong tapi gak ada yang ngajak, makanya ketika bu Heti Kelana bilang ada acara ini, wah senang sekali," kata Hetty membuka keakrapan.

Perempuan yang masih hebat kualitas vokalnya ini lalu berkisah awal kariernya, "Saya bisa seperti ini karena ibu saya yang sangat streng, disiplin mama itu luar biasa, tapi saya pada anak-anak juga mengajarkan kedisiplinan, alhamdulilah dua anak saya juga suka nyanyi tapi mereka masih kuliah," beber Hetty.

Intro lagu ciptaan Adjie Bandi pun mengalun. "Damai tapi Gersang" kian mematenkan kalau Hetty pernah berjaya di pentas festival. "Ya lagu ini pernah membawa saya ke Budokan Jepang, tapi karena dua kali berturut-turut menang, pemerintah melarang tampil lagi," kisah Hetty usai menyanyikan lagu "Damai tapi Gersang" dengan penuh karakter.

Hetty Koes Endang saat tampil di acara "Sejenak Bersama Hetty Koes Endang" di Kafe Saung Pak Raden Bule Jl Banten 56 Bandung, Sabtu (28/2/2015) foto Wa Ode


Hetty malam itu mampu menjawab sejumlah kerinduan. Lagu Sunda miliknya "Emut Bae" juga dinyanyikan dengan penuh keceriaan. Puja Kesuma dkk yang mengiringi Hetty tanpa kesulitan ketika dua anak kandungnya Amir Mahmud dan Afifah Yusuf Faisal ikut menyumbang lagu.

Kembali Hetty  mengajak bergoyang, ketika penonton yang mayoritas ibu-ibu dan bapak-bapak itu menginginkan lagu dangdut. "Ha lagu dangdut?" Kata Hetty keheranan. Dia langsung menyuguhkan lagu "Berdiri Bulu Romaku" dengan irama riang.

"Saya dulu kalau rekaman bisa sampai empat album sekaligus, pagi lagu pop, siangnya Sunda, malamnya masuk lagi studio rekaman untuk lagu keroncong pop, dan lagu pop, itu bisa begitu dulu mah terutama di Musica Studio's," papar Istri pengusaha dan politikus Yusuf Faisal ini.

Semalam, Hetty masih menjawab keinginan khalayak dengan lagu "Kasih" dalam irama keroncong pop. Dan menyudahi pertemuannya dengan nomor lawas "Jangan Ditanya" dengan tempo melow.

Begitu pamit, Ardan Masturo selaku MC masih mendaulatnya untuk berduet dengan Pak Gunawan selaku ketua panitia Perkumpulan Penyanyi dan Musisi Bandung Jabar ini, untuk lagu "Euis" dengan penuh canda.

Malam tadi Hetty Koes Endang yang pernah berjaya di tahun 8oan ini mampu memuaskan penonton yang memang sudah lama menunggu penampilan artis serba bisa ini. Hadir pada malam itu artis Tetty Kadi, Inka Christie, dan sejumlah pengusaha yang memang penggemar ceu Hetty. Bravo teh Hetty. (Ode)**

.

Categories:Musik,
Tags:budaya,