KPK Sita 17 Bidang Tanah Milik Wawan di Bali

KPK Sita 17 Bidang Tanah Milik Wawan di Bali

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jakarta  - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita 17 bidang tanah di Bali milik pengusaha Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Ada 17 bidang tanah di Bali yang sudah disita oleh penyidik, terkait perkara TPPU Wawan," kata Kepala Bagian pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Minggu (1/3).

Ketujuhbelas tanah itu antara lain, sebidang tanah seluas 1.250 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah itu, yang terletak di Kelurahan Kerbokan Kelod Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung, Bali.

Dua, sebidang tanah seluas 1.250 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebu,t yang terletak di Kelurahan Kerobokan Kelod Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.

Tiga, sebidang tanah seluas 594 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah itu, yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Empat, enam bidang tanah seluas 414 m2, 421 m2, 263 m2, 262 m2, 261 m2, 175 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah itu, yang terletak di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung Provinsi Bali (beserta bangunan villa bernama "Lima Puri Villas" yang berdiri di atas tanah itu).

Lima, sebidang tanah seluas 8.390 m2  berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Enam, sebidang tanah seluas 4.500 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut, yang terletak di Desa Ubud Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Tujuh, sebidang tanah seluas 2.460 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa/Kelurahan Ubud Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Kedelapan, Sebidang tanah seluas 1.000 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Sembilan, sebidang tanah seluas 4.250 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut, yang terletak di Desa Ubud Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Sepuluh, sebidang tanah seluas 1.324 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah itu, yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali

Sebelas, sebidang tanah seluas 555 m2 berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut, yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali.

Dua belas, sebidang tanah seluas 1.510 meter persegi berikut segala sesuatu yang didirikan dan/atau tertanam di atas tanah tersebut yang terletak di Desa Sayan Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar Provinsi Bali. "Tanah itu disita sejak 30 Januari 2015," tambah Priharsa.

Pada 26 Februari lalu, Mahkamah Agung juga memperberat hukuman Wawan dalam perkara korupsi pemberian suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochar, terkait pengurusan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Lebak dan Banten.

Adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu diperberat hukumannya menjadi 7 tahun penjara, dari yang tadinya hanya 5 tahun penjara di tingkat Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi.(Jr.)**

.

Categories:Nasional,
Tags:kpk,