Malaysia Jatuhi Hukuman Mati pada Seorang WNI

Malaysia Jatuhi Hukuman Mati pada Seorang WNI

Ajeng Yulia Terpidana Kasus Narkoba Menanti Eksekusi Mati di Malaysia

Kuantan - Ajeng Yulia, seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) dijatuhi hukuman mati oleh Mahkamah Tinggi Kuantan, Malaysia karena kedapatan membawa narkotika.
Ajeng, kasir dari Jakarta ditangkap di Bandar Udara Kuantan, Malaysia pada 10 November 2013 karena kedapatan membawa narkotika jenis metamphetamine seberat 3 kgdi dalam ranselnya. Ajeng menjelaskan, tas itu adalah barang titipan dari temannya yang dikenal melalui media sosial.
Namun dalam pengadilan, Hakim menolak pernyataan Ajeng yang mengaku tidak mengetahui isi tas yang dibawanya. Tas itu diminta oleh seseorang bernama Stanley untuk dibawa dari New Delhi.
"Terdakwa menyebutkan, dia mengenal Stanley, pria berkewarganegaraan Nigeria, di New Delhi. Bagaimana seorang kasir yang tidak memiliki penghasilan tetap dapat pergi ke New Delhi untuk bertemu Stanley,” kata Hakim Mahkamah Tinggi Malaysia Datuk Ab Karim Ab Rahman ,sebagaimana dikutip dari Bernama, Minggu (1/3).
Sementara itu, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru menyatakan, telah memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada Ajeng. KJRI juga menyatakan akan melakukan banding atas putusan Mahkamah Tinggi Kuantan itu.
Menurut KJRI Johor Bahru, saat ini ada 38 WNI di daerah Johor, Melaka, Pahang, dan Negeri Sembilan yang dijatuhi hukuman mati, karena kasus pembunuhan dan kepemilikan narkotika. Dari jumlah itu, 19 kasus sedang dalam proses banding dan 19 kasus lainnya sudah berkekuatan hukum tetap, pemerintah tetap akan menempuh upaya mendapatkan pengampunan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:hukum,