Bara JP Sayangkan Insiden Pemukulan pada Ujte GP

Bara JP Sayangkan Insiden Pemukulan pada Ujte GP

Ilustrasi.(Foto:Net)

Jayapura  - Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Sihol Manulang menyayangkan insiden pemukulan yang dialami Sekjennya Ujte Gustaf Patty dan anggota Tim 10 James Tanawani pada Konferensi Daerah (Konferda) pertama Bara JP Papua di Kota Jayapura.

"Seharusnya negara (polisi) hadir dalam aktivitas masyarakat. Nah kalau main pukul begini bagaimana kita? Nanti jadi seperti begal di Jakarta yang dihakimi massa," kata Sihol Manulang di Kota Jayapura, Papua, Minggu (1/3/2015).

Menurut Manulang, aksi tidak terpuji tersebut yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Bara JP Papua patut dipertanyakan, karena Sabtu (28/2) pagi memukul Sekjen Bara JP Pusat Utje Gustaf Patty dan malam harinya memukul anggota Tim 10. "Info dari teman-teman pelakunya (Jefry Tabuni) sama saja dengan aksi pemukulan pertama.

Hal lain yang disinggung Manulang adanya penghinaan kepada Presiden Joko Widodo, dimana pelaku (Jefry Tabuni) dan kawan-kawan menurunkan atribut Konferda Pertama Bara JP di Aston Hotel Jayapura kemudian menyobek serta menginjak gambar presiden.

"Sobek gambar Pak Jokowi, bukan lagi penghinaan kepada Bara JP. Tapi itukan simbol kepala negara yang disobek-sobek dan diinjak-injak. Petugas keamanan (polisi) sudah mengetahui itu, siapa yang sobek dan injak-injak, tapi jika tidak diproses secara hukum, ini lagi-lagi Polda Papua tidak netral," katanya. 

Terkait insiden tersebut, Manulang mengatakan akan melayangkan protes keras lewat LBH Bara JP di Jakarta. "Jika hal ini tidak diproses hukum. Kami akan pertanyakan hal ini ke Mabes Polri lewat LBH Bara JP. Kami menyatakan proses keras kepada Polda Papua yang telah lakukan pembiaran pada hari itu, sehingga ada dua peserta Konferda yang dipukul dan gambar Jokowi disobek-sobek dan diinjak, ini sudah menghina kepala negara," katanya.

Secara terpisah, Ketua DPD Bara JP Papua terpilih, Pdt Diben Elabi mengatakan bahwa Barisan Relawan Jokowi Presiden 2014 dan segala relawan telah didemisionerkan lewat Kongres Nasional pada pertengahan Agustus 2014. "Sehingga yang ada didaerah sudah dibubarkan. Makanya ada Konferda pertama Bara JP," katanya.

Dalam Kongres Nasional di Jakarta itu ada dua organisasi kemasyarakatan yang dibentuk yaitu Barisan Relawan Jokowi Presiden tanpa 2014 dan Barisan Relawan Jalan Perubahan, dimana sama mempunyai singkatan Bara JP dengan Ketua Umumnya Sihol Manulang dan Sekjennya Utje Gustaf Patty.(Ode)**

.

Categories:Daerah,
Tags:politik,