Terpidana Mati Asal Spanyol Donorkan Organ Tubuh

Terpidana Mati Asal Spanyol Donorkan Organ Tubuh

Ilustrasi.(Foto:Net)

Madiun - Raheem Agbaje Salami, terpidana mati kasus narkoba yang kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I Madiun, Jawa Timur menyatakan siap dieksekusi mati. Terpidana mati berkewarganegaraan Spanyol itu berwasiat, mendonorkan organ tubuhnya untuk kepentingan kemanusian usai dieksekusi.
"Raheem juga selain akan mendonorkan organ tubuhnya, meminta agar bisa menelepon keluarganya di Nigeria," kata Titus Triwibowo, Rohaniwan Katolik yang mendampingi Raheem, Senin (2/3).
Pria dengan nama asli Jamiu Owolabi Abashin kelahiran Lagos, Nigeria, 26 April 1974 itu juga meminta jenazahnya nanti diserahkan ke Pastoran Gereja Santo Cornelius di Madiun. Tujuannya, agar bisa dirawat dan dimakamkan secara Katolik.
 
Menurut Titus, psikologis Raheem dalam kondisi siap untuk menjalani eksekusi mati. Raheem akhir-akhir ini semakin memperdalam imannya. Namun, dia masih heran dirinya dijatuhi hukuman mati. Pasalnya, dia masih meyakini menjadi korban mafia narkotika international saat menyelundupkan 5 kg heroin di Bandara Juanda pada 1999.
Sementara jadwal eksekusi mati terhadap Raheem sendiri belum diputuskan. Informasi yang beredar menyebutkan, Raheem akan dibawa ke Lapas Nusakambangan pekan depan untuk kemudian dieksekusi mati bersama tujuh terpidana narkoba lainnya. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:narkoba,