Jasa Raharja Berikan Santunan pada Firman

Jasa Raharja Berikan Santunan pada Firman

Ilustrasi.(Foto:Net)

Cimahi - PT. Jasa Raharja memberikan santunan sebesar Rp 25 juta kepada ahli waris dari keluarga korban Firman Nurhidayat (alm) mahasiswa UPI Bandung yang tewas terseret mobil sejauh 30 km di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (27/2) malam.

Santunan itu diberikan oleh Kepala Jasa Raharja Cabang Jawa Barat R. Edi Supriadi melalui Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi AKP Bonifacius Surano kemudian diserahkan kepada ayah korban Supriadi di markas Polres Cimahi, Senin (2/3/2015).

Kepala Jasa Raharja Cabang Jabar R. Edi Supriadi mengatakan pemberian santunan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2014 yang menjelaskan setiap korban kecelakaan lalu lintas wajib mendapatkan santunan.

"Pemerintah wajib memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dengan nilai bantuan sebesar Rp 25 juta," katanya.

Ia mengatakan, besaran santunan yang diberikan dapat bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya.

Ia juga menyampaikan kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas untuk melaporkan ke Jasa Raharja agar mendapatkan perhatian berupa jaminan pelayanan kesehatan atau santunan dari pemerintah.

"Apabila mengalami kecelakaan dan masuk Rumah Sakit akan mendapatkan jaminan dari Jasa Raharja dan semua tanggungan biaya ditanggung kami," katanya.

Penerima santunan Supriadi mengatakan, bantuan yang diberikan dari Jasa Raharja tidak seberapa jika dibandingkan dengan mengganti nyawa anaknya.

Namun, ia menyampaikan terima kasih karena banyaknya pihak yang perhatian, diantaranya Jasa Raharja yang degan cepat memberikan santunan.

"Saya berterima kasih karena banyak yang memperhatikan sehingga bantuan bisa segera kami dapatkan," katanya.

Ia mengungkapkan, santunan sebesar Rp 25 juta itu rencananya akan digunakan kebutuhan sehari-hari untuk memperingan beban ekonomi keluarga.

"Keluarga kami masih trauma, terutama Istri saya shock, tidak kuat menahan kesedihan," katanya.

Sebelumnya peristiwa itu berawal ketika korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R nomor polisi D 6024 SJ menyalip mobil Honda City nomor polisi D 1347 UI yang dikemudikan Yana (43) di Jalan Raya Kebon Kopi, Kota Cimahi, Jumat (27/2) malam.

Namun dari arah berlawanan datang sepeda motor dan terjadi senggolan, korban terjatuh lalu tertabrak dan masuk ke bawah mobil tersangka hingga terseret.

Pengendara mobil tidak berhenti melainkan terus melajukan kendaraannya ke kawasan Cijerah dan masuk ke Tol Pasir Koja, namun polisi akhirnya menangkapnya di dalam tol.

Polres Cimahi telah menetapkan pengemudi mobil Honda City sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 311 ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dengan ancaman kurangan maksimal 12 tahun penjara. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:kecelakaan,