Bandung Berbenah Sambut KAA

Bandung Berbenah Sambut KAA

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung- Kota Bandung berbenah menyambut peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 dengan mengganti trotoar jalan di sepanjang Jalan Asia Afrika dengan granit berpola.

"Trotoar di Jalan Asia Afrika akan diganti dengan granit berpola, selain itu beberapa infrastruktur dibenahi," kata Wali Kota Bandung H Ridwan Kamil di Bandung, Senin (2/3/2015).

Trotoar lama yang terbuat dari bahan porselen berwarna coklat berpola sudah dibuka dan diangkat, untuk selanjutnya akan segera diganti dengan bahan granit berpola yang menyerupai marmer.

Pembenahan di sekitar Gedung Merdeka yang akan menjadi tempat utama perayaan KAA ke-60 itu juga dilakukan dengan memangkas ranting pohon yang berjejer di pinggir Jalan Asia Afrika itu.

Petugas dari Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung memotong dahan-dahan pohon di sekitar itu sehingga tampak lebih simpel. Sejumlah petugas dengan menggunakan alat crane menebangi ranting di sepanjang jalur itu.

Sementara itu Jalan Cikapundung Timur dan jalan Dalem Kaum akan ditutup mulai Senin (9/3) hingga waktu pelaksanaan perayaan Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60 pada Jumat (24/4) mendatang untuk direvitalisasi menjelang perhelatan akbar sepuluh tahun sekali itu.

"Jalan Dalem Kaum kemungkinan akan didisain lebih baik lagi, sehingga tidak ada parkir di pinggir jalan, tapi semua parkir ditempatkan di 'basement' Alun-alun," kata Ridwan Kamil.

Emil, sapaan akrab Wali Kota Bandung itu menjelaskan revitalisasi yang akan dilakukan selain penertiban parkir adalah perbaikan trotoar, pengaspalan jalan serta pembangunan air mancur baru di kawasan jalan Cikapundung Timur.

Selain itu, Emil juga berencana membangun dua air mancur baru di jalan Cikapundung Timur dan di Taman Vanda.

Terkait adanya penutupan kedua jalan tersebut, Emil menyebutkan akan mendiskusikan soal rekayasa lalu lintas minggu ini dengan pihak-pihak berwenang terkait adanya revitalisasi kedua jalan itu. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,