Prihatin dengan Pergaulan Anak Didik

Prihatin dengan Pergaulan Anak Didik

Saat berolahraga para siswa rutin bilang anjing dan kata kasar dalam bahasa sehari-hari. (Foto : ADE)

Bandung - Entah karena kebiasaan atau memang bahasa pergaulan, istilah kata anjing begitu manis jika diucapkan. Tidak hanya anak cowok, anak cewek pun sekarang banyak yang suka melontarkan kata “Anjing”.

 

Perkataan yang terkesan kasar dan tidak sopan ini memang sudah lama menjadi perhatian guru dan orang tua. Mereka prihatin dengan kondisi pergaulan anak sekarang yang cenderung bebas dan mau bicara seenaknya.

 

Kondisi tersebut juga dialami oleh Guru Olahraga di SMAN 20 Kota Bandung, Ade Suryaman, dia merasa prihatin jika anak didiknya selalu menyisipkan kata anjing dalam setiap percakapan.

 

”Saya merasa sedih jika melihat siswa sering bilang anjing ketemannya, sudah dikatain anjing menoleh lagi. Kayaknya anak-anak jika tidak ngomong anjing dalam percakapan sehari-hari terkesan tidak gaul,” keluh Ade Suryaman.

 

Sebaiknya pihak orang tua atau juga guru lebih memperhatikan perkataan, sopan santun dan pergaulan anak. Banyak anak didik sekarang selalu mengucapkan kata-kata kasar dan kotor dalam kehidupan sehari-hari.

 

Ade Suryaman, berharap anak-anak disekolahnya kedepannya tidak ada yang ngomong kasar.

 

“Mudah-mudahan semua anak di sini, kedepannya bisa bertutur sopan dan berahlak baik. Hewan anjing tidak cocok jika terus diucapkan di sekolah,” harapnya.(Ode)**

.

Categories:Pendidikan,
Tags:bandung,