Kasus AA Biar Ditangani Sesuai Hukum yang Berlaku

Kasus AA Biar Ditangani Sesuai Hukum yang Berlaku

ilustrasi. (Net)

Bandung - Saat Satuan Polisi Pamong Praja seluruh Indonesia  tengah merayakan ulang tahunnya ke-65,salah seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung berinisial AA dijadikan tersangka oleh Kejari Bandung terkait kasus pemerasan pengurusan izin reklame di 16 titik Kota Bandung.

Menanggapi hal tersebut, Nono Sumarno Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Bidang PPHD Kota Bandung mengatakan, biarkan kasus tersebut berjalan sesuai aturan hukum dan proses penyelidikan dipercayakan kepada pihak Kejari.

"Biarkan berjalan, temuan dari Kejari ini kan mengenai pemalsuan dan kesewenang-wenangan oknum Satpol PP, yang menyanggupi hingga keluar izin palsu," ungkapnya di Mako Satpol PP Kota Bandung, Jalan Martanegara Kota Bandung Selasa (3/3/2015).

Nono menjelaskan, pihaknya hanya mengetahui oknum anggota Satpol PP yang menjadi  tersangka Kejari (AA) ini, telah melakukan pemalsuan terhadap pengurusan izin reklame di daerah Fly over Pasoepati.

"Lokasi reklamenya di Fly Over Pasoepati di 8 titik.Korbannya biro reklame Jakarta, yang dijanjikan mengurus berdirinya reklame di tempat tersebut," bebernya.

Dirinya menjelaskan, rencananya 16 reklame yang ada di area Jalan Layang Pasoepati tersebut akan diturunkan.

"Saat ini baru disegel saja, nanti akan dipotong," paparnya.

Menurut informasi yang dihimpun CikalNews.com, ke-16 reklame tersebut sebelumnya pernah dibongkar oleh Satpol PP Kota Bandung namun dalam jangka waktu beberapa bulan, 14 reklame kembali berdiri lagi di lokasi tersebut. (AY)

.

Categories:Bandung,