Pemprov Jabar Akan Buat MoU dengan Basarmas

Pemprov Jabar Akan Buat MoU dengan Basarmas

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Dibalik keindahan dan keragaman hayati, Jawa Barat menyimpan potensi bencana yang cukup besar. Mulai dari banjir, tsunami, longsor bahkan puting beliung bisa melanda tanah Priangan ini. Karenanya Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan akan dibuat MoU bersama Badan SAR Nasional (Basarnas) guna meningkatkan koordinasi dalam menangani potensi bencana tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wagub, usai menerima Kepala Kantor SAR Bandung Anggit M. Satoto di Gedung Sate, Selasa (3/3/2015).

“Kita membuat MoU dengan Basarnas Jawa Barat yang sekarang ini berkantor di Rancaekek, di mana ada dua pos lainnya yaitu di Cirebon dan Pangandaran. Akan dikembangkan nanti di Tasikmalaya  untuk meng-cover Garut  juga. Saya harapkan Basarnas Jawa Barat ini bisa bekerjasama dengan BPBD serta komunitas untuk pengurangan resiko bencana. Sehingga sekarang mereka sedang mengadakan pelatihan-pelatihan di beberapa daerah yang memiliki potensi bencana khususnya laut, udara, sungai,” ungkap Wagub Jabar.

Sinergitas dengan Basarnas menurut Wagub sangat penting, walau tugas utama Badan SAR bukan menangani  bencana. Tetapi untuk mencari dan mengevakuasi korban khususnya pada kecelakaan khususnya  transportasi udara atau air, tetapi dengan berbagai peralatannya yang canggih bisa sangat membantu ketika diperlukan dalam penanganan bencana alam.

Oleh Sebab itu Wagub mengapreasiasi dengan adanya beberapa pos-pos Basarnas di Jawa Barat. Mengingat potensi bencana terdapat di hampir semua wilayah Jawa Barat.

“Saya kira itu yang terpenting, yaitu sinergi dengan berbagai pihak, komunitas, serta badan-badan resmi dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota. Saya kira ini penting pos-posnya di Jawa Barat. Karena di Jawa Barat punya potensi bencana yang lebih besar. Longsor, puting  beliung, tsunami, banjir dan berbagai hal,” paparnya.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Kantor SAR Bandung, Anggit M. Santoto untuk meningkatkan kooridinasi dan membuat payung hukum yang jelas dengan dinas-dinas di Jawa Barat. Maka dalam persmian Kantor SAR pada tanggal 10 Maret 2015 mendatang akan dilakukan MoU antara Basarnas Pusat dan Jawa Barat.

“ Pada peresmian gedung  kantor Basarnas di Rancaekek 10 maret 2015. Akan ada MoU antara BAsarnas Pusat oleh Marsekal Madya TNI Bambang Sulistyo langsung dengan Gubernur Jabar. Itu menjadi payung besar kami agar kami bisa berkoordinasi dengan dinas-dinas yang lain di Provinsi Jawa Barat. Kemudian dalam waktu dekat kami akan melaksanakan pelatihan, pembinaan potensi yang digarisbawahi oleh beliau untuk kami dipersilakan terus bersinergi dengan komunitas, pecinta alam, TNi/Polri dan sebagainya di Wilayah Jawa barat agar penanganan kerawanan itu semakin maksimal,” tutupnya.(Ode)**

.

Categories:Bandung,
Tags:jabar,