Militer Nigeria Berikrar Libas Boko Haram

Militer Nigeria Berikrar Libas Boko Haram

Militer Nigeria Berikrar Libas Boko Haram.

Lagos - Markas Pertahanan Nigeria pada Kamis (5/3/2015) WIB berjanji takkan menjadi lunak sampai setiap bagian negeri itu akhirnya terbebas dari gerilyawan fanatik, setelah gelombang keberhasilan belum lama ini melawan petempur Boko Haram.

"Kami sadar bahwa perang belum usai dan oleh karena itu militer Nigeria takkan kendur. Tak ada yang dijadikan jaminan. Semua warga Nigeria diajak untuk mempertahankan sikap ini," kata Juru Bicara Pertahanan Nigeria Mayor Jenderal Chris Olukolade dalam satu taklimat di Ibu Kota Nigeria, Abuja.

Juru bicara tersebut mengatakan militer Nigeria takkan berpaling atau kendur dari momentum saat ini, yang bergerak ke untuk menindas pelaku teror bukan hanya di Nigeria tapi juga di seluruh sub-wilayah itu.

Olukolade memperingatkan media agar sangat berhati-hati terhadap orang yang sinis dan penyabot yang biasanya tidak senang bahwa perang melawan teror memperlihatkan titik cerah, demikian laporan Xinhua di Jakarta, Kamis (5/3/2015) WIB.

Perubahan arus saat ini dalam perang melawan gerilyawan fanatik adalah gagasan yang dirancang dan dikendalikan oleh militer Nigeria tapi mendapat dukungan dari Pasukan Tugas Gabungan Multinasional (MNJTF) --yang diaktifkan kembali dan terdiri atas tentara dari Niger, Chad dan Kamerun, tambahnya.

Juru bicara militer tersebut mengatakan kepada wartawan pemboman udara yang berlanjut terhadap tempat persembunyian dan jaringan gerilyawan oleh Angkatan Udara Nigeria dan serangan darat yang mengikutinya oleh tentara dalam upaya mengusir gerilyawan terlihat menggembirakan.

"Mitra kami diberi kepercayaan untuk mengoperasikan instrumen Pasukan Tugas Gabungan Multinasional guna mengalahkan setiap pelaku teror yang bergerak ke arah perbatasan kami dengan negara tetangga dan mencegah pembentukan setiap tempat berlindung baru di wilayah lain," katanya.

Meskipun mengakui sumbangan dari mitra dalam operasi Pasukan Tugas Gabungan Multinasional (MJTF), Olukolade mengatakan peran mereka benar-benar telah sangat terbatas pada daerah perbatasan mereka masing-masing dengan mencegah petempur Boko Haram melarikan diri ke negara mereka, saat mereka melarikan diri dari Nigeria dan juga mencegah gerilyawan mempertahankan tempat persembunyian di negara tetangga Nigeria tersebut.

Menurut dia, pasukan pertahanan telah berusaha sangat keras sejalan dengan ketentuan dan semangat Nota Kesepahaman yang dicapai sebelum operasi itu.

Mereka secara aktif memeriksa kegiatan lintas-perbatasan oleh gerilyawan fanatik, tambahnya. (AY)

.

Categories:Internasional,