85 Persen Warga Kab. Bandung Buang Sampah ke Sungai

 85 Persen Warga Kab. Bandung Buang Sampah ke Sungai

Sungai Citarum kerap kotor dan berwarna keruh karena sampah. (Foto : ADE)

Bandung – Permasalahan limbah dan sampah yang kerap mendera berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Bandung, diakui Bupati Bandung, Dadang M. Naser sebagai kendala berat untuk menata wilayahnya menjadi lebih baik. Banyaknya daerah industri di Kabupaten Bandung membuat kondisi lingkungan kian terpuruk oleh pencemaran limbah pabrik dan sampah.

 

Menurut Bupati Bandung, Dadang M. Naser, permasalahan sampah dan limbah harus diawali dari kesadaran masyarakat itu sendiri. Sebab sampah atau di limbah dibuang seseorang secara sadar ke lingkungan sekitarnya.

 

“Penanganan sampah harus mulai dari unit terkecil, mulai dari sampah rumah tangga, tingkat RT, RW, Desa hingga kecamatan dan kabupaten. Ini perlu dikembangkan dari diri sendiri, jika semua warga di Kabupaten Bandung sudah sadar akan membuang sampah, banjir pun akan berkurang, termasuk pihak industri yang kerap buang limbah pabrik ke sungai,” papar Dadang M. Nasher di Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Bandung, Kamis (05/03/2015).

 

Masih menurut Dadang, sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Bandung masih mencari solusi penanganan sampah yang baik agar baunya tidak mencemari lingkungan dan menyebabkan penyakit.

 

“Di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) perlu alat untuk memproses dan mengolah sampah agar bisa dimanfaatkan untuk biogas atau pembangkit listrik. Itu lagi kita pikirkan,” tuturnya.

 

Sampah dari 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung ternyata yang dibuang ke tempat sampah dan diangkut ke TPA, hanya berkisar 15 persen saja, sisanya yang 85 persen sampah banyak dibuang ke aliran sungai. Ini berarti kesadaran masyarakat Kabupaten Bandung akan kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya masih rendah.

 

Ulah dari mereka yang sering membuang sampah ke bantaran Sungai Citarum, membuat beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung kerap didera banjir seperti di Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,