"Magrib Mengaji" Cegah Kerusakan Moral

Ilustrasi.(Foto:Net)

Cimahi - Komisi IV DPRD Kota Cimahi mengusulkan program gerakan "Magrib Mengaji" kepada Pemerintah Kota Cimahi untuk mencegah segala macam perilaku kenakalan remaja atau kerusakan moral.

"Kami mengusulkan solusi untuk permasalahan wabah demoralisasi dengan magrib mengaji," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi Nurhasan kepada wartawan di Cimahi, Kamis (5/3/2015).

Ia menuturkan, waktu magrib diisi dengan kegiatan mengaji merupakan cara mendidik warisan orang tua terdahulu yang dinilai telah terbukti efektif dalam mendidik anak.

Menurut dia, memanfaatkan waktu magrib itu maka anak-anak akan lebih konsentrasi kepada pendidikan dasar agama, membentuk akhlak baik dan aqidah yang kuat.

"Mereka memanfaatkan waktu setelah magrib hingga malam untuk belajar, jadi mereka tidak keluyuran, tetapi mengaji," katanya.

Selain memperkuat ajaran agama, kata dia, waktu magrib sebagai kesempatan bagi orang tua berkumpul dan berkomunikasi dengan anaknya.

Jika komunikasi itu terjalin baik, lanjut dia, maka persoalan negatif dalam kehidupan masyarakat seperti berandalan bermotor, dan kenakalan remaja lainnya dapat dicegah.

"Gerakan magrib mengaji akan meredam sedini mungkin kenakalan anak-anak kita," katanya.

Ia menambahkan, upaya DPRD mendorong program itu dengan menyiapkan regulasi atau Perda yang mengatur tentang itu.

"Kita sedang menyiapkan regulasi magrib mengaji, dan akan koordinasikan dengan pihak terkait," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,