Firhan (13) Hanya Tiduran dan Tak Bisa Beraktivitas

Firhan (13) Hanya Tiduran dan Tak Bisa Beraktivitas

Firhan Amer di dampingi sang Ibu tertidur di kediamannya. Ia diduga keracunan obat yang dikonsumsi selama 5 tahun.(BimaAdi)

Bandung - Diduga berlebihan meminum obat, Firhan Amer (13) warga Kampung Pangkalan Desa Palinggihan Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta, diduga keracunan obat.

Selama lima tahun terakhir, sejak ia berusia 8 tahun, ia mengkonsumsi  Captopril, Methylprednisolone, BMF dan Dexa.

Itu ia lakukan karena sebelumnya ia sempat mengalami kecelakaan kecil di sekolahnya saat masih duduk di kelas 2 SD. Dampak dari kecelakaan, sekujur tubuhnya bengkak dan kedua orang tuanya, Mimin (38) dan Heri (40), membawanya ke rumah sakit terdekat dan sejumlah dokter praktek.

"Sempat sembuh dulu tapi kambuh lagi," kata Heri di kediamannya, Kamis (5/3/2015).

Ia pun sempat membawa putera pertamanya itu ke pengobatan tradisional. "Di salah satu pengobatan tradisional, putera kami disebut keracunan obat," ujarnya.

Ia pun tidak memungkiri puteranya keracunan obat. "Soalnya selama lima tahun meminum obat yang sama, bahkan ada obat yang sehari harus diminum 8 butir," ujarnya.

Tak kunjung sembuh, mereka selalu memeriksakan kondisi puternaya pada sejumlah dokter praktek.

"Kami sudah bawa putera kami ke sejumlah dokter dan ternyata anak kami divonis memiliki penyakit ginjal, darahnya beku dan penyakitnya sudah berkomplikasi ke penyakit jantung," kata Heri.

Kondisi fisiknya pun mengalami kelainan. Tubuhnya kurus, bagian wajah bengkak-bengkak dan bagian perut membengkak. Itu dia alami selama lima tahun terakhir.

Secara umum, kondisinya menyerupai seorang anak yang menderita busung lapar. Karena penyakitnya, tidak banyak hal yang bisa diperbuat Firhan. Setiap harinya, ia hanya tidur dan tidak bisa beraktifitas layaknya bocah pada umumnya.

"Sudah tidak sekolah, harusnya sekarang kalau dilanjutkan sudah duduk di kelas 1 SMP," ujarnya.(Ode)**

.

Categories:Daerah,
Tags:kesehatan,