Beri Uang pada Pengemis, Warga Dikenaik Sanksi

Beri Uang pada Pengemis, Warga Dikenaik Sanksi

Ilustrasi.(Foto:Net)

Cianjur - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Cianjur, mengusulkan sanksi bagi warga yang memberi uang pada pengemis karena semakin menjamurnya gelandangan dan pengemis di wilayah tersebut.

Selain itu, Dinsosnakertrans akan merehabilitasi gelandangan dan pengemis (gepeng) yang tertangkap dalam razia yang akan dilakukan bersama Satpol PP Cianjur.

"Kami akan berkordinasi dengan Satpol PP, untuk melakukan razia, guna menjaring gepeng yang terus bertambah jumlahnya dan cukup meresahkan warga," kata Kepala Dinsosnakertrans Cianjur, Sumitra, di Cianjur, Jumat (6/3/2015).

Dia mengatakan, keberadaan gepeng tersebut terus menjamur terutama di wilayah Cianjur kota, hal tersebut karena masih banyak warga yang memberikan uang pada para gepeng tersebut."Semakin banyak yang memberi uang pada pengemis, mereka akan bertambah banyak," katanya.

Sehingga pihaknya merencanakan membuat peraturan mengenai gepeng, salah satunya akan memberikan sanksi atau denda bagi warga yang memberikan uang pada gepeng agar keberadaan gepeng dapat menyusut.

"Tapi peraturan itu masih diwacanakan bersama DPRD Cianjur, mudah-mudahan segera terealisasi. Sedangkan rehabilitasi, gepeng yang terjaring razia akan dibina untuk mendapatkan keterampilan dan usaha agar mereka memiliki keahlian untuk bekerja," katanya.

Namun, tambah dia, dari ribuan gepeng pada tahun-tahun sebelumnya belum ada yang dipekerjakan atau membuka usaha sendiri."Kebanyakan dari mereka membandel. Sudah dibina malah menjadi gepeng lagi, mungkin sudah keenakan cari uang dengan meminta-minta dari mencari pekerjaan lain," katanya.

Selama ini, tutur dia, sudah ada 220 gelandang anak-anak yang dikembalikan ke sekolah, dimana mereka telah kembali mengenyam pendidikan secara gratis di sekolah tertentu. "Saat ini yang menjadi permasalahan adalah orangtua dari siswa tersebut yang susah diatur. Jadi kami juga harus membina orangtua mereka," katanya. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:,