Ke Thailand Tiga Kata Semangati Penerbangan Indonesia

Ke Thailand Tiga Kata Semangati Penerbangan Indonesia

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bangkok  - Ekspansi, ekspansi, ekspansi. Tiga kata itulah yang menyemangati sebuah perusahaan penerbangan Indonesia untuk melancarkan lima jurus menerabas pasar Thailand yang kian seksi menawarkan pundi-pundi bisnis di masa depan seiring makin menggeliatnya masyarakat setempat berwisata ke berbagai obyek pelancongan yang menawan.
 
Pertama, langkah ekspansi di dunia penerbangan itu dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang, melulu tidak hanya bersandar kepada upaya mencari keuntungan semata sebagaimana layaknya ditawarkan oleh penerbangan bertarif murah (LCC), kata Director Thai Lion Air, Darsito Hendroseputro kepada pers, di Bangkok, Jumat (6/3/2015).
 
"Pertumbuhan LCC di Thailand mencapai sekitar 30 persen tahun lalu. Ini yang kami ingin gali terus," katanya mengungkapkan.
 
Meskipun tingkat keterisian (load factor) mencapai 82 persen, perusahaan penerbangan Indonesia itu senantiasa memperhatikan aspek kinerja ketepatan jadwal penerbangan (on time performance) yang menyentuh angka 92 persen.
 
"Ini tanda bahwa kami mengurus dengan sungguh-sungguh dengan memperhatikan manajemen delay agar para penumpang terlayani secara maksimal," katanya pula.
 
Perusahaan Indonesia yang telah mendapat sertifikat operasional penerbangan dari otoritas kementrian perhubungan Thailand itu, melakukan ekspansi ke berbagai tujuan dan rute dari Bandara Internasional Doan Mueang pada 2015 ke China, Singapura, Chiang Rai, Ubon Rachathani, Trang, Khon Kaen.
 
Langkah itu ditempuh mengingat pangsa pasar perusahaan penerbangan itu mencapai 17 persen pada 10 Februari 2015. Ditargetkan pada akhir 2015, perusahaan mampu meraih pangsa pasar sampai lebih dari 25 persen, katanya. Ini jurus kedua yang memotivasi dan mendorong perusahaan tersebut melakukan ekspansi.
 
Untuk mewujudkan langkah ekspansi itu, perusahaan sedang memproses untuk menambah jumlah armada sebanyak 10 pesawat berjenis Boeing 737-900ER pada 2015 ini. Dengan tambahan armada itu, jumlahnya menjadi 20 pesawat terbang pada tahun ini juga. Ini jurus ketiga.
 
Jurus keempat yang menggelorakan asa untuk melayani pangsa penerbangan di Thailand, perusahaan mampu mengangkut 10.000 penumpang setiap hari dari bandara tersebut. Jumlah penumpang yang diangkut pada 2014 mencapai 1,8 juta penumpang pada 2014.
 
Jurus kelima, perusahaan melakukan penambahan kapasitas penumpang yang diangkut pesawat yang dimilikinya mencapai 30 persen lebih dari dua maskapai lainnya yang juga beroperasi melayani masyarakat pengguna jasa penerbangan di Thailand, yakni Air Asia dan NoK Air.
 
Thai Lion Air berdiri sejak 12 November 2013. Perusahaan itu melakukan penerbangan perdana dari Bandara Donmueang ke Chiang Mai pada 4 Desember 2013. Jumlah karyawan perusahaan itu mencapai 1.650 karyawan lokal asal Thailand pada Februari 2015.
 

"Dengan bangga, kami menyebut diri sebagai penyedia LCC terbesar dengan melayani penerbangan dari Bangkok menuju Hat Yai. Semuan langkah ini dilatarbelakangi oleh makin banyaknya masyarakat setempat untuk berkunjung ke tempat wisata dengan menggunakan jasa penerbangan LCC," kata Darsito menjelaskan.(Ode)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:ekonomi,