40 Ribu Penumpang Terdampar, 160 Penerbangan Dibatalkan

40 Ribu Penumpang Terdampar, 160 Penerbangan Dibatalkan

Ilustrasi.(Foto:Net)

Kathmandu  - Bandar Udara Internasional Tribhuwan yang merupakan satu-satunya bandar udara internasional di Nepal ditutup selama tiga hari belakangan, setelah Pesawat TK726 Turkish Airlines tergelincir dari landasan pacu saat pendaratan, Rabu lalu.

Kantor berita Xinhua melaporkan, Sabtu (7/3) pagi para pejabat di Lembaga Penerbangan Sipil Nepal (CAAN) memperpanjang pembekuan semua penerbangan internasional (dari dan ke Nepal) sampai pukul 10.00, Sabtu (7/3). Ini berlangsung saat satu tim ahli Nepal dan India melanjutkan upaya untuk memindahkan pesawat yang tak bergerak itu dari landasan pacu, meski upaya itu mengalami kegagalan.

"Kami telah memutuskan untuk membekukan semua penerbangan internasional sampai pukul 10.00 Sabtu. Hanya setelah pemindahan pesawat yang mengalami kecelakaan saat mendarat dari landasan pacu. Berbagai upaya dilancarkan untuk memindahkan pesawat yang tak bergerak itu," kata General Manager CAAN Ratishchandra Lal Suman.

Sekitar 40.000 penumpang masih terdampar dari lebih dari 160 penerbangan yang dibatalkan, setelah satu-satunya bandar udara internasional Nepal menghadapi perjuangan untuk memindahkan pesawat selama 72 jam belakangan.

Para pejabat mengatakan mereka tak bisa mengangkat hidung pesawat yang tak bisa terbang dan mengganti ban sampai Jumat malam. Sebagian ban dan ujung hidung pesawat tersebut dilaporkan rusak saat pesawat mendarat darurat di bandar udara itu.

"Tantangan terbesar buat kami ialah mengangkat ujung hidung pesawat dan mendorong pesawat yang mendarat di rumput kembali ke jalur penerbangan," kata Suman kepada wartawan.

Satu pesawat Hercules milik Angkatan Udara India, yang membawa ahli dan alat pengangkat pesawat, dikerahkan ke tempat kejadian untuk membantu memindahkan pesawat Turki tersebut dari lahan rumput.

Para pejabat mengatakan, alat pemindahan pesawat itu sebelumnya tak pernah diperlukan di Nepal sebab negara di Himalaya tersebut tak pernah menghadapi masalah seperti itu pada masa lalu.

Pembatalan penerbangan internasional juga telah merenggut korban di sektor usaha pariwisata padahal industri itu, adalah tulang punggung perkembangan ekonomi di negara di Wilayah Himalaya itu.

Pesawat TK726 milik Turkish Airlines keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandar Udara Internasional Tribhuwan di Nepal pada Rabu pagi. Tak ada korban di antara 227 penumpang pesawat itu, termasuk 11 anggota awak penerbangan. (Jr.)**
.

Categories:Internasional,
Tags:bencana,