Telkom Berikan Beasiswa Rp 20 Miliar Tahun 2014

Telkom Berikan Beasiswa Rp 20 Miliar Tahun 2014

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - PT Telkom Tbk melalui Telkom Foundation menyalurkan beasiswa di bidang pendidikan sepanjang tahun 2014 mencapai Rp  20 miliar, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaannya (corporate social responsibility/CSR) bidang pendidikan.

"Angka ini sendiri meningkat sekitar Rp6 miliar dari realisasi 2013 Rp 14 miliar," kata VP Corporate Commnication PT Telkom, Arif Prabowo, di Bandung, Sabtu (7/3/2015).

Ia mengatakan, beasiswa tersebut diberikan kepada sekitar 800 mahasiswa dalam bentuk pembebasan biaya.

"Jadi, tidak ada pemberian tunai, yang jika kita melihat yang sudah-sudah, malah berpotensi tidak digunakan pada sektor pendidikan," katanya.

Menurut dia, angka tersebut juga mencakup bantuan beasiswa sebesar 250 pelajar bagi 39 SMA/SMK/MAN yang berdomisili di wilayah Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung.

"Masing-masing pelajar mendapat bantuan Rp1 juta," katanya.

Ia mengatakan, melalui beasiswa, BUMN teknologi informasi komunikasi ini bertekad membangun pendidikan terutama bagi generasi emas Indonesia.

"Mereka yang pintar, potensial, bisa memimpin bangsa ini sekalipun ada kendala finansial. Banyak yang sudah kami berikan terkait beasiswa ini," kata dia.

Dia mengatakan, nilai sebesar itu diberikan kepada para mahasiswa Telkom University yang berprestasi (beasiswa prestasi) dan mahasiswa kurang mampu (beasiswa sosial).

"Berdasarkan catatan kami, pemberian beasiswa bagi pelajar ini sudah dilakukan sembilan tahun berturut-turut, dengan nilai yang terus meningkat setiap tahun," katanya.

Ia menambahkan, awal program hanya kepada 10 pelajar namun selanjutnya kepada 250 siswa.

Menurut Arif, selain YPT, beasiswa dalam jumlah signifikan juga diberikan oleh PT Telkomsel, seperti beasiswa pertukaran pelajar AFS (American Field Service) yakni mengikuti program pertukaran pelajar selama satu tahun ke Swiss, Belgia, Italia, dan Jepang.

"Program ini diikuti pelajar yang sedang menjalani pendidikan setingkat SMU pada masa kenaikan dari kelas dua ke kelas tiga di tanggal keberangkatan ke negara tujuan," katanya.

Selama mengikuti pendidikan, kata dia, para peserta akan mengikuti aktivitas sekolah, serta melebur ke dalam lingkungan masyarakat di negara tujuan.

Di samping itu, lanjutnya, mereka juga akan mengikuti rangkaian kegiatan bermanfaat seperti orientasi, field trip, dan community service.

"Telkomsel juga menjadi motor beasiswa bagi kawasan Indonesia Timur, yang notabene tak memperoleh guyuran beasiswa sebanyak di Pulau Jawa," ucapnya.

Pihaknya menambahkan, pada Juli 2014 lalu, mereka memberikan beasiswa khusus bagi pelajar berprestasi dari Jayapura, Sorong, dan Ambon.

"Empat orang kala itu terpilih dari 43 orang yang mengikuti seleksi, untuk kemudian berhak mendapatkan beasiswa dari Telkomsel dengan melanjutkan sekolah ke tingkat perguruan tinggi di Telkom University, Bandung," katanya.

Mereka yang terpilih merupakan putra putri daerah dari masing-masing wilayah dan melalui sinergi Telkom Group (Telkomsel dan Telkom University), diberikan kesempatan untuk menuntut ilmu di bangku kuliah gratis dari awal sampai akhir.

"Setelah lulus dari perguruan tinggi, mereka dapat dijadikan sebagai kandidat karyawan Telkomsel di masa yang akan datang. Beasiswa yang diberikan untuk ke empat putra putri daerah ini sangat berbeda dengan beasiswa yang diberikan oleh perusahaan lainnya," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:pendidikan,