Limbah Kue Ringankan Peternak Ayam

Limbah Kue Ringankan Peternak Ayam

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Sejumlah peternak ayam di Kabupaten Bandung meringankan biaya produksi dengan memanfaatkan limbah kue dan bolu yang sudah kedaluarsa menjadi penambah makanan ternak mereka.

"Ya kami siasati untuk mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan, salah satunya dengan limbah kue dan bolu yang kami peroleh dari pasar-pasar," kata Utang (48) peternak ayam pedaging di Cipatay Kabupaten Bandung, Minggu (8/3/2015).

Ia memiliki tiga kandang ayam pedaging, masing-masing kandang untuk seribu ekot ayam jenis broiler. Ia mendapat pasokan ayam dari mitra bisnisnya, dan hanya membesarkan dan memelihara ayam hingga siap untuk panen.

Menurut dia, harga pakan cukup mahal dan kebutuhannya besar, namun ia dan juga beberapa peternak lainnya menyiasati dengan mengolah kue dan bolu yang sudah habis masa edarnya untuk dijadikan bahan makanan ayam.

"Kue dan bolu yang sudah kedaluarsa itu kemudian digiling dan dicampur dengan dedak, kemudian dicampurkan dengan makanan ayam," kata Utang.

Ia sendiri tidak terlalu memikirkan harga "day old chicken" (DOC) yang cukup mahal, kecuali menyiasati dengan pakan alternatif yang diraciknya sehingga bisa mengurangi biaya operasional dari kebutuhan pakan.

"Lumayan hasilnya bisa mengurangi beban biaya pakan 10-15 persen. Hasilnya tetap maksimal dan ayam bisa panen tepat waktu," kata Utang yang mengaku sudah lebih 10 tahun sebagai peternak ayam pedaging itu.

Ia mendapatkan kue dan bolu-bolu bekas itu dari rekannya pedagang di pasar, atau ada yang menjual langsung kepadanya di kandangnya.

"Untuk makanan bisa kita membuat alternatif, namun untuk vaksin dan obat-obatan kita belum bisa menyiasatinya, masih harus beli," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,
Tags:,