Massa Tuntut Hukuman Mati Hakim Koruptor

Massa Tuntut Hukuman Mati Hakim Koruptor

assa yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi melakukan aksi teatrikal mendukung pemberantasan korupsi dalam pemerintahan Jokowi-JK di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (6/10). Mereka juga menuntut pengungkapan kasus-kasus korupsi yang dilakukan sejuml

Bandung - LSM gerakan ganyang mafia hukum melakukan aksi unjuk rasa  di depan Pengadilan Negeri, Jalan LRE Martadinata Kota Bandung, Selasa  (7/10/2014) siang.

Mereka menuntut kepada para hakim terutama yang bertugas mengusung jalannya peradilan di sidang Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) dan terbukti melakukan kekeliruan, agar diberikan hukuman seberat-beratnya.

"Kita mengingatkan kembali mengenai 2 orang hakim pengadilan yang terkait kasus korupsi. Mereka itu wakil tuhan yang seharusnya memberikan keadilan jadi berikan hukuman mati, khususnya terhadap mereka para penegak hukum yang  melanggar hukum," ungkap Torkis Parlaungan Siregar, kepada wartawan ketika menggelar aksi unjuk rasa.

Dirinya menjelaskan, melihat keadaan seperti ini menyebabkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap hukum, sehingga menuntut  putusan pengadilan harus tegas terhadap para hakim koruptor tersebut.

"Pada intinya kami tetap menuntut para mantan hakim yang terkait kasus  koruptor, yaitu Ramlan Comel ,SH & Pasti Serefina Sinaga agar, diberkan vonis hukuman seberat-beratnya kalau bisa diberikan hukuman mati. Kami juga mendukung penuh kinerja institusi KPK, yang dipercaya publik dalam pemberantasan korupsi," paparnya.

Pantauan CikalNews.com, setelah berorasi di depan Gedung Pengadilan Negeri Kota Bandung, massa bergerak menuju Kejaksaan Tinggi Negeri. Aksi unjuk rasa tersebut membuat arus lalu lintas macet di sekitar Jalan LRE Martadinata, hingga hampir sekitar setengah jam lebih. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,
Tags:bandung,