Cagliari Pecat Gianfranco Zola

Cagliari Pecat Gianfranco Zola

Gianfranco Zola

Milan - Gianfranco Zola dipecat sebagai pelatih tim yang terancam degradasi Cagliari pada Senin (9/3/2015), setelah mengarsiteki klub itu selama sepuluh pertandingan, meski klub itu menyebutnya sebagai 'sosok hebat' yang mendatangkan wibawa internasional kepada mereka.

Mantan penyerang Napoli, Chelsea, dan Italia itu, yang menyelesaikan karir bermainnya dengan tim Sardinia itu pada 2005, mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kekalahan, yang membuat Cagliari menduduki peringkat ke-20 di klasemen yang berisi 20 tim dan tertinggal empat angka dari zona aman.

"Cagliari mengumumkan bahwa Gianfranco Zola dan stafnya telah dibebaskan dari kepemimpinan teknis terhadap tim pertama," demikian pernyataan klub Sardinia itu.

Bagaimanapun, mereka menambahi, "Ini merupakan keputusan yang diambil dengan berat hati terhadap sosok hebat yang telah menuliskan halaman-halaman tidak terlupakan di sejarah Cagliari, mendatangkan hal brilian, dan memberi wibawa internasional kepada tanah Sardinia." "Ia dan stafnya pergi dengan rasa terima kasih untuk pekerjaan yang telah mereka lakukan dalam beberapa bulan terakhir, mendatangkan dedikasi, profesionalisme, dan hasrat. Kami mendoakan yang terbaik untuknya pada sisa karirnya." Zola, yang lahir di kepulauan Mediterania, ditunjuk menduduki posisi itu pada Malam Natal, menggantikan pelatih veteran Zdenek Zeman yang hanya mendatangkan dua kemenangan dari 16 pertandingan liga.

Ia memulainya dengan buruk, di mana timnya kalah 0-5 di markas Palermo, sebelum Cagliari memperlihatkan tanda-tanda kebangkitan ketika mereka mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga pertandingan berikutnya.

Bagaimanapun, pada enam pertandingan terakhir mereka hanya mendulang satu angka dan nasib Zola telah ditentukan setelah kekalahan 0-2 di kandang Sampdoria pada Sabtu.

Di antaranya, mereka juga disingkirkan Parma dari Piala Italia melalui kekalahan 1-2.

Sebelumnya Zola menghabiskan 18 bulan melatih tim strata kedua Inggris Watford, yang gagal promosi ke Liga Utama Inggris pada playoff melawan Crystal Palace pada 2013.

Pria 48 tahun itu, yang memuji para pemainnya setelah pertandingan melawan Sampdoria dan berjanji bahwa mereka akan terus berjuang, menjadi pelatih ketujuh di Liga Italia yang kehilangan pekerjaannya musim ini.

Antonio Conte menjadi sosok pertama ketika ia mengundurkan diri dari Juventus pada Juli, tidak lama setelah meneken kontrak baru, dan diikuti oleh Eugenio Corini (Chievo), Walter Mazzarri (Inter Milan), Pierpaolo Bisoli (Cesena), Zeman (Caglairi), dan Stefano Colantuono (Atalanta). (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,