Walhi Desak SPHLT Tindak Pembuang Limbah Medis

Walhi Desak SPHLT Tindak Pembuang Limbah Medis

Ilustrasi.(Foto:Net)

Bandung - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat mendesak Satgas Penegakan Hukum Lingkungan Terpadu agar segera bertindak terkait temuan limbah medis di wilayah Garut.

"Karena kalau dibiarkan berlarut-larut, persoalan limbah akan semakin membahayakan lingkungan maupun kesehatan masyarakat sekitar," kata Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat Dadan Ramdan, ketika dihubungi melalui telepon, Selasa (10/3/2015).

Membuang limbah medis di kawasan Gunung Guntur dan Kawah Kamojang, Kabupaten Garut termasuk kejahatan, kriminal. "Jadi satgas dan BPLHD harus segera bergerak dengan satgas lingkungan yang sudah dibentuk itu," kata dia.

Menurut dia, pembuangan limbah harus sesuai dengan prosedur terkait seperti izin pengangkutan, izin pengolahan hingga izin pembuangan yang semuanya telah memiliki aturan tersendiri.

"Kalau pemmbuangan limbah itu ada perizinan yang harus ditempuh dan harus perhatikan dampaknya, lokasinya jelas. Kalau tidak itu sama aja pidana," katanya.

Ia menjelaskan bahaya limbah sudah sangat jelas, terutama limbah yang termasuk dalam limbah kategori B3 (bahan berbahaya dan beracun). Limbah B3 tersebut dikhawatirkan akan mencemari lingkungan sekitar.

"Dan kalau ada aktivitas warga juga akan berdampak pada warga itu sendiri. Nanti dibuang di suatu tempat, misalkan di bukit, lalu terjadi hujan," katanya.

"Jika airnya nanti mengalir  ke selokan atau sumber air tentu akan mencemari dan berdampak buruk pada sumber-sumber air yang ada di sekitar lokasi pembuangan," kata Dadan.

Oleh karena itu pihaknya meminta agar penegak hukum terkait harus bergerak cepat untuk mengatasi persoalan ini.

"Jadi bukan hanya pemerintah daerah, pemerintah pusat pun harus turun tangan apabila potensi kerusakan lingkungan semakin mengancam," katanya. (AY)

.

Categories:Bandung,