Densus 88 Buru Pelaku Penembak Tiga Polisi di Bima

Densus 88 Buru Pelaku Penembak Tiga Polisi di Bima

Densus 88 Buru Pelaku Penembak Tiga Polisi di Bima. (Foto: Net)

Mataram - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror Polri kini menelusuri pelaku kasus penembakan terhadap tiga polisi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.Kepala Bidang Humas Polda NTB AKBP Suryo Saputro saat ditemui dikantornya, Mataram, Selasa (07/10/2014),

mengatakan Densus 88/Antiteror dalam hal itu berkoordinasi dengan Polda NTB dan Polres Kabupaten Bima."Kasus ini prioritas utama kami untuk segera diungkapkan. Jadi, koordinasi lebih ditingkatkan dengan Tim Densus 88/Antiteror Polri," ucapnya.Saat ditanyakan terkait pengembangan kasus tersebut, Suryo mengakui bahwa pihak kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi yang ada keterkaitannya dengan korban."Sejauh ini kami terus mendalami kasusnya, ada pengembangan informasi yang kami dapatkan dari para saksi. Namun, selebihnya wewenang Densus 88/Antiteror dalam menyampaikannya," kata Suryo.Mengenai keterkaitan pelaku penembakan terhadap tiga anggota polisi dengan para tersangka yang ditangkap di Bima pada dua pekan lalu oleh Tim Densus 88, Suryo belum bisa memastikan hal itu.

"Tim yang menangani itu adalah Tim Densus 88/Antiteror dan penyidik dari Mabes Polri. Fungsi kami hanya mendukung mereka," ujarnya.Berdasarkan hasil penyelidikan Tim forensik, diketahui bahwa anak peluru yang bersarang di tubuh tiga Anggota kepolisian telah terdeteksi berasal dari satu jenis senjata.Namun, seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian belum bisa memastikan penembak tiga anggota di Bima itu hanya satu orang pelaku.Tiga anggota polisi di Bima yang tewas tertembak yakni Ipda Hanafi, pada 28 Maret 2014 di Jalan Sultan Muhammad Salahudin Kota Bima, Bripka M Yamin tanggal 2 Juni 2014 di dekat rumahnya di Desa Rasabou, Kecamatan Bolo, dan korban terakhir Iptu Abdul Salam, Kapolsek Ambalawi, di Wera, Kabupaten Bima, pada Sabtu 16 Agustus 2014. (AY)

 

.

Categories:Nasional,
Tags:nasional,