Polda dan Dinkes Bentuk Tim Tangani Pedofilia

Polda dan Dinkes Bentuk Tim Tangani Pedofilia

Polda dan Dinkes Bentuk Tim Tangani Fedofilia. (ilustrasi: rzL)

Bandung - Polda Jabar berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota dan Kabupaten Bandung, dalam menangani kasus anak korban kelainan seksual fedofilia. Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol. Pramujoko mengatakan, peran Dinkes amat diperlukan dalam menangani hal ini, dengan tujuan mengembalikan kondisi psikologis korban yang rata-rata mengalami trauma.

“Kami tengah membentuk tim fedofilia. Yang kami tangani di sini tidak hanya pelaku, tetapi juga korban,” ujar Pramujoko di Gedung Dokkes Polda Jabar, Jalan BKR Kota Bandung, Selasa  (7/10/2014).

“Anak yang jadi korban fedofilia cenderung mengalami rasa kurang percaya diri, pemurung, dan rentan menjadi pelaku fedofilia juga ke depannya,” ungkapnya.

Dicontohkan, seperti saat penanganan kasus fedofilia dengan tersangka Emon di Sukabumi, beberapa waktu lalu. Dinkes diberikan porsi untuk menangani ratusan anak yang disinyalir menjadi korban kelainan Emon. “Seperti di Soreang (tersangka Obar) dan Sukabumi (tersangka Emon). Dinkes terus dilibatkan untuk mengembalikan psikologis anak, agar korban jangan sampai jadi pelaku,” bebernya. (Jr.)**

.

Categories:Bandung,