Warga Keluhkan Lamanya Renovasi Maribaya

Warga Keluhkan Lamanya Renovasi Maribaya

objek wisata alam Maribaya di Lembang,

Bandung - Warga mengeluhkan tidak memiliki penghasilan dari berdagang akibat lamanya renovasi objek wisata alam Maribaya di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang hampir dua tahun.


"Pedagang yang juga kebanyakan warga sini mengeluhkan renovasi yang sampai sekarang belum selesai," kata Agus pedagang di objek wisata Maribaya, Kecamatan Lembang, Rabu (11/3/2015).

Ia menuturkan, para pedagang menganggur tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dari hasil berjualan selama proses renovasi itu berlangsung.

Bahkan lamanya renovasi itu, kata dia, ada pedagang terpaksa harus menjual rumahnya untuk menutupi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Banyak yang menganggur bahkan ada yang sudah tidak memiliki rumah lantaran tidak ada penghasilan," kata Agus pedagang di Maribaya yang sudah tidak lagi berjualan selama 1,5 tahun.

Pria yang berjualan asesoris itu menyebutkan jumlah pedagang di Maribaya tercatat 114 kios dan 100 pedagang asongan.

"Sekarang mereka kebanyakan menganggur," katanya.

Pedagang lainnya Ratna (40) menambahkan berjualan di wisata Maribaya telah memberikan penghasilan yang cukup bagi kebutuhan hidup kelurganya.

Ia mengungkapkan, pendapatan pada musim libur mampu meraup uang sebesar Rp1 juta per hari dari penjualan makanan dan jasa penyediaan kamar kecil untuk buang air kecil dan besar.

"Musim liburan sehari saya dapat Rp1 juta, tapi sekarang untuk mendapatkan Rp100 ribu saja sulit," katanya.

Ia berharap, renovasi wisata Maribaya secepatnya diselesaikan agar roda perekonomian warga kembali normal.

"Seharusnya tidak sampai dua tahun renovasinya, kalau lama kami yang kena dampaknya," kata Ratna. (AY)
.

Categories:Bandung,