Status Gunung Gede Pangrango Masih Normal

Status Gunung Gede Pangrango Masih Normal

Ilustrasi.(Foto:Net)

Sukabumi - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango atau BBTGGP membantah isu bahwa Gunung Gede mengeluarkan abu vulkanik, karena saat ini status gunung tersebut masih normal.

"Pemantauan petugas taman nasional yang berada di Resort Taman Nasional Wilayah Gunung Putri dan Cibodas yang berjarak hanya 3 km dari kawah Gunung Gede menyatakan bahwa abu dan letusan tidak ada," kata Kepala BBTNGGP Herry Subgiadi dalam siaran persnya, Kamis Menurutnya, bahkan pada hari Minggu, (8/3/2015) petugas TNGGP dan sukarelawan yang tengah melakukan pembersihan sampah di Alun-Alun Suryakencana hingga puncak Gunung Gede tidak merasakan gempa, letusan abu vulkanik maupun adanya peningkatan aktivitas lainnya.

Selain itu, berdasarkan hasil pemantauan dan klarifikasi dari Kepala Pos Pengamatan Gunungapi Gunung Gede, Budiman menambahkan bahwa Gunung Gede berstatus normal dan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi dan penduduk yang berada dilokasi tersebut tidak menemukan adanya abu vulkanik.

"Untuk itu kami menyatakan apabila menemukan adanya dugaan abu vulkanik maka perlu dilakukan pengujian di laboratorium apakah mengandung silica atau tidak jadi tidak semua debu asing berasal aktivitas vulkanik dari Gunung Gede," tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan setiap bulannya Gunung Gede mengalami kurang lebih 50-60 gempa vulkanik dan tektonik dan gempa tersebut tidak mungkin terasa oleh manusia namun hanya bisa dideteksi oleh seismograf.

Untuk Maret 2015 telah terjadi 23 kali gempa tektonik dan lima kali gempa vulkanik jadi masih dikatakan di bawah normal.

Pos pengamatan Gunung Gede selalu memberikan laporan aktivitas gunung kepada pemerintah daerah namun apabila aktivitas meningkat maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi selaku induk organisasi pos pengamatan Gunung Gede yang berkewajiban untuk menetapkan setatus gunung api dan akan merekomendasikan kepada pemda untuk penanggulangan bencananya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Cianjur dan Sukabumi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu kebenarannya," katanya. (AY)

.

Categories:Daerah,
Tags:bandung,