Korem Tarumanagara Siap Cegah Kejahatan Raskin

Korem Tarumanagara Siap Cegah Kejahatan Raskin

Korem Tarumanagara Siap Cegah Kejahatan Raskin.

Bandung - Komando Resor Militer (Korem) 062 Tarumanagara siap mencegah terjadinya kejahatan dalam pelaksanaan program beras miskin (raskin) dengan melakukan pengawasan pendistribusian dari awal sampai ke masyarakat.

"Siap melakukan pengawasan pendistribusian raskin supaya sampai di tangan masyarakat yang berhak menerimanya," kata Kepala Staf Korem 062 Tarumanagara Letkol Kav Sugeng Waskito Aji saat menggelar pertemuan dengan wartawan dari Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Bandung, Garut, Ciamis, Sumedang, Cimahi, dan Bandung Barat di Garut, Kamis (13/3/2015).

Ia menuturkan, pengawasan pendistribusian raskin itu sebagai upaya menjaga dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

TNI, lanjut dia, memiliki tugas membantu masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan programnya untuk mewujudkan masyarakat sejahtera.

"TNI membantu mensukseskan swasembada pangan, seperti pendampingan petani, dan menjaga kelancaran pangan agar sampai ke masyarakat," katanya.

Fokus pengawasan pendistribusian raskin oleh Korem Tarumanagara yakni wilayah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran, kemudian Kota Tasikmalaya, Cimahi, dan Banjar.

Sugeng mengatakan, personel TNI akan rutin melakukan pemeriksaan ke gudang bulog di wilayahnya masing-masing untuk memastikan persediaan beras aman, kemudian mengawasi pendistribusiannya hingga dipastikan sampai ke masyarakat.

Jika TNI menemukan penyelewengan raskin, kata dia, secepatnya melaporkan ke pihak Kepolisian atau Kejaksaan yang berwenang menindaklanjuti kasus tersebut.

"Termasuk mendapatkan keluhan dari masyarakat soal kualitas raskin, maka akan segera ditindaklanjutinya," kata Sugeng.

Selain mengawasi pendistribusian raskin, TNI juga melakukan pendampingan terhadap petani dalam hal teknis untuk menciptakan swasembada pangan di setiap daerah.

TNI, lanjut dia, akan membantu dalam pendistribusian pupuk dan bibit agar tidak terjadi hambatan, termasuk memperbaiki saluran irigasi agar kawasan pertanian tetap teraliri air.

"Sekarang ini banyak persoalan di petani, kami harap keberadaan TNI memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan," katanya. (AY)
.

Categories:Bandung,