Seorang Terpidana Meninggal Serangan Jantung

Seorang Terpidana Meninggal Serangan Jantung

Ilustrasi.(Foto:Net)

Martapura  - Satu narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas IIA Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, meninggal akibat terkena serangan jantung.

Kapolres Banjar AKBP Daru Cahyono melalui Kapolsek Karang Intan AKP Agus Sutopo di Kota Martapura, Jumat (13/3/2015) mengatakan, narapidana meninggal berinisial MY berusia 42 tahun.

"Narapidana MY meninggal pada Kamis (12/3) malam setelah sempat mengalami sesak napas dan dilarikan ke RS AURI Syamsudin Noor Landasan Ulin Banjarbaru," ujar kapolsek.

Disebutkan, narapidana dengan nomor register BI 79/2014 perkara narkotika pasal 114 UU RI No.35 Tahun 2009 telah divonis hukuman pidana selama 5 Tahun 6 Bulan.

Sisa PB satu tahun dua bulan dan 25 hari dan bebas pada 25 September 2019 dengan alamat Jalan Hasanudin Desa Kotabaru Hilir Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru.

Menurut kapolsek yang didampingi Paur Subbag Humas Polres Banjar Ipda Suwarji, korban sempat mendapat pertolongan petugas medis Lapas kemudian dirujuk ke rumah sakit.

Disebutkan, saat tiba di rumah sakit yang berjarak kurang lebih 30 kilometer dari Lapas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan, diduga sudah meninggal di perjalanan.

"Korban diduga sudah meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit dan penyebabnya diduga akibat serangan jantung," ucap Ipda Suwarji menambahkan.

Dikatakan, hasil pemeriksaan petugas medis rumah sakit setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kematian akibat mengkonsumsi narkoba dan zat berbahaya lainnya.

"Petugas medis tidak menemukan tanda bekas mengkonsumsi narkoba sehinga diyakini kematiannya akibat serangan jantung dan jenazah sudah diserahkan ke keluarga," ujarnya.

Ditambahkan, Polsek Karang Intan akan berkoordinasi dengan pimpinan Lapas Narkotika Klas II A untuk cek kesehatan penghuni lembaga pemasyarakatan tersebut.

"Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan kejadian serupa tidak menimpa narapidana lain yang bisa menimbulkan kecurigaan macam-macam," katanya.
.

Categories:Daerah,
Tags:obituary,