Virus Ebola Ancam Pekerja Medis Tertular

Virus Ebola Ancam Pekerja Medis Tertular

Virus Ebola Ancam Pekerja Medis Tertular (Foto:Net)

Spanyol - Profesor Peter Piot, pakar virus Ebola yang ditunjuk WHO sebagai penasehat, mengatakan pekerja medis yang merawat pasien-pasien Ebola amat rentan tertular.
Bahkan, perawat atau dokter yang menyeka hidung sehabis menangani pasien pun bisa terjangkit. Karena itu Piot mewanti-wanti bahwa akan lebih banyak pekerja media yang terjangkiti virus Ebola dalam waktu dekat.
 
“Kesalahan terkecil bisa menjadi fatal. Misalnya, ketika Anda keluar dari unit isolasi, Anda berkeringat, Anda mencopot peranti pelindung dan kaca mata, lalu Anda begini (seraya memeragakan menyeka hidung). Hal itu amat mungkin menjadi akhir bagi Anda,” kata Piot.
 
Piot merujuk seorang perawat Spanyol yang terjangkit virus Ebola saat merawat dua misionaris yang dipulangkan dari kawasan Afrika Barat.
Perawat yang disebut berbagai laporan media bernama Teresa Romero itu merupakan pasien pertama yang terkena virus Ebola di luar Afrika Barat. Kini dia dikarantina di sebuah fasilitas kesehatan Kota Madrid bersama suaminya. 
 
Sementara itu Komisi Eropa telah mendesak pemerintah Spanyol untuk menjelaskan bagaimana Romero bisa terinfeksi. Untuk itu, sebuah penyelidikan tengah berjalan.
Romero, 40, ialah salah satu dari 30 staf di Rumah Sakit Carlos III di Madrid yang merawat pendeta Manuel Garcia Viejo dan Miguel Pajares.
 
Garcia Viejo, 69, meninggal di rumah sakit pada 25 September setelah terjangkit Ebola di Sierra Leone. Sebelumnya, Pajares, 75, meninggal pada Agustus lalu setelah terkena virus tersebut di Liberia.
Romero telah dua kali berkunjung ke ruangan tempat Garcia Viejo dirawat dan pernah mensucihamakan ruangan itu setelah Garcia Viejo tutup usia seperti yang dilansir BBC. (Ode)**
.

Categories:Internasional,