Saung Angklung Udjo Rangkul Anak Jalanan

Saung Angklung Udjo Rangkul Anak Jalanan

Anak jalanan binaan KPM Dewi Sartika Bandung saat tampil dalam tarian kolosal "Sauyunan" di Saung Angklung Udjo, Jumat (13/3/2015) foto Wa Ode

Bandung-Yayasan Angklung Udjo bekerjasama dengan Pemprov Jawa Barat menggelar acara "Sauyunan" yang berlangsung di Saung Angklung Udjo Jl Padasuka  118 Kota Bandung, Jumat (13/3/2015) malam.

Sauyunan merupakan kegiatan sosialisasi dan raising awarness terhadap kegiatan percontohan konservasi dan pemberdayaan masyarakat Cijaringau Ecoland dengan melibatkan 100 anak jalanan binaan KPM Dewi Sartika.

Hadir dalam acara "Sauyunan" tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, para kepala dinas Pemprov Jabar yang terkait dan undangan yang memiliki kepedulian akan seni budaya serta masyarakat umum.

Menurut Pimpinan Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat Udjo, keterlibatan anak jalanan di proyek idealis Cijaringao Ecoland amat penting ke depannya.

"Kami melihat pemberdayaan anak-anak jalanan ini sungguh membuat kami terharu sekaligus bertekad untuk menjadikan mereka sebagai manusia yang  memiliki peluang-peluang masa depan, meski ini banyak bergerak di dunia seni budaya dan mengarahkan ke kreativitas produksi yang berangkat dari materi bambu hasil konservasi lingkungan," kata Taufik yang akrab disapa Opik ini.

Sementara, Wagub Jabar Deddy Mizwar menambahkan, bahwa mengembangkan budi daya bambu di atas lahan 3,9 Ha yang disiapkan Pemprov Jabar, semoga mampu melahirkan ekonomi masyarakat dan kreatif, karena ditangan seorang kreatif, hasil bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi mereka, dan lingkungannya,  " ungkap Deddy.
Deddy mencontohkan, bahwa rumah bisa dibangun dari bambu, kursi mebel, dan kreasi kriya lainnya.

Malam tadi, anak jalanan berkolaborasi dengan Saung Angklung Udjo ikut tampil bersama mempersembahkan  drama  teatrikal anak jalanan, baca puisi dan main angklung bersama.

Meski lokasi Cijaringau Ecoland berada di Cimenyan. Yang terletak 2,7 kilometer ke arah utara dari Saung Angklung Udjo, segala pelatihannya menurut Opik dipusatkan di Saung Anglung Udjo. Dan sekarang masuk tahap awal selama 3 tahun pertama dari 30 tahun masa percontohan konservasi
(Ode)**

.

Categories:Hiburan,
Tags:hiburan,