London Gelar Pameran Mode Kenang Alexander McQueen

London Gelar Pameran Mode Kenang Alexander McQueen

Ilustrasi.(Foto:Net)

London - Sebuah hiasan kepala kupu-kupu, gaun berhias bulu dan pakaian terbuat dari tanduk, rambut dan kulit kerang dipamerkan di London pekan ini untuk mengenang karya mendiang perancang busana Inggris, Alexander McQueen.

McQueen terkenal untuk ciptaannya, yang berani dan peragaan mode adibusana menampilkan tema alam, sejarah, roman dan tragedi.

Dengan pengalamannya magang di London Savile Row, peranang asal London itu menjadi salah satu bakat terkemuka di dunia mode sebelum bunuh diri pada lima tahun lalu.

Lebih dari 240 buah karya McQueen ditampilkan dalam pameran di Museum Victoria dan Albert London, termasuk gaun yang terbuat dari bulu dan kaca yang dicat dengan tangan, serta kimono dengan bordir rumit dan tanduk yang dilapisi renda.

Perhatian desainer itu terhadap detail merupakan hal yang menarik perhatian kurator Claire Wilcox, yang membantu membawa acara itu ke London.

"Koleksi McQueen begitu memikat dan namun pada saat yang sama setiap pakaian dibuat dengan begitu indahnya - sehingga Anda memiliki perhatian yang ekstrim terhadap detail, jahitan yang rumit dan hiasan yang indah serta penggabungan segala macam bahan yang berbeda," katanya.

Dengan dibagi dalam 10 ruang berbeda, pameran itu membawa pengunjung dalam perjalanan melalui karya-karya desainer itu, termasuk video pagelaran modenya dan karya istimewanya.

Dalam satu ruangan, yang disebut sebagai Ruang Keingintahuan, 120 pakaian dan aksesoris dapat dilihat, termasuk sepatu "Armadillo" yang menjadi ciri khasnya, sejumlah hiasan kepala karya teman dan kolaboratornya Philip Treacy serta gaun putih tanpa tali yang dicat oleh robot dalam satu pertunjukannya yang menjadi legenda.

Pameran itu, yang awalnya ditampilkan di Metropolitan Museum of Art di New York, adalah momen kembalinya desainer yang karyanya sebelumnya sangat dipengaruhi oleh London, tempat ia dibesarkan dan pusat labelnya.

McQueen dikenal atas kemampuannya untuk selalu memberi kejutan dan koleksi musim gugur/musim dingin 1995-nya yang bertajuk "Highland Rape" yang menampilkan jajaran model yang tampak kusut dalam pakaian robek yang dianggap sebagai contoh klasik.

"Dia suka memicu kontroversi dan ia ingin mendapatkan perhatian orang dengan pagelaran modenya," kata Wilcox.

"Tidak ada keraguan bahwa ini merupakan unsur tak kenal takut, keberanian itu, bocah East End ini - dengan semua elemen ini, tapi saya pikir orang hanya terpukau pada kreativitasnya ... dan bakat seninya," tambahnya. (AY)

.

Categories:Fesyen,
Tags:fesyen,

terkait

    Tidak ada artikel terkait