Lagi, 117 TKI Terkait Keimigrasian Diusir dari Malaysia

Lagi, 117 TKI Terkait Keimigrasian Diusir dari Malaysia

Ilustrasi.(Foto:Net)

Nunukan - Sebanyak 117 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) kembali diusir oleh pemerintah Kerajaan Malaysia lewat Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Menurut Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Sabtu (14/3) Nasution berdasarkan berita acara penyerahan TKI dari Konsulat RI Tawau kepada Imigrasi Nunukan, ratusan TKI itu terdiri atas 77 laki-laki dan 40 perempuan tanpa anak-anak. 

Para TKI yang diusir itu seluruhnya tersangkut kasus keimigrasian, dan telah menjalani hukumannya selama berbulan-bulan di Pusat Tahanan Sementara (PTS) Air Panas Tawau, Malaysia. Pengusiran TKI dari Malaysia kali ini merupakan keduakalinya pekan kedua Maret 2015 di mana pada 12 Maret 2015 juga ada pengusiran sebanyak 40 orang.

Berdasarkan data dari BP3TKI dan kepolisian Nunukan dari 117 TKI yang diusir kali ini, yang menggunakan paspor TKI masuk ke negara itu sebanyak 33 orang, 28 orang menggunakan paspor lawatan, lima orang menggunakan pas lintas batas (PLB) dan 51 orang masuk secara ilegal.

Setelah dilakukan pendataan, 24 orang di antaranya memilih tinggal di Kabupaten Nunukan mencari pekerjaan, sembilan orang ingin pulang ke kampung halamannya dan 84 orang masih berkeinginan kembali ke Negeri Sabah, Malaysia untuk bekerja.

Para TKI yang diusir itu memilih kembali lagi ke Malaysia dengan berbagai alasan. Misalnya, Ahmad Zahri mengaku memilih kembali lagi ke Malaysia karena kedua orangtuanya bekerja di negara itu. Pemuda yang baru berusia 16 tahun ini mengatakan, tertangkap aparat kepolisian Malaysia, karena tidak memiliki paspor. Ia juga mengaku, lahir di negara itu dari kedua orangtuanya asal Kabupaten Bone, Sulsel. (Jr.)**
.

Categories:Nasional,
Tags:,