Sendratari Prabu Siliwangi Puaskan Warga Purwakarta

Sendratari Prabu Siliwangi Puaskan Warga Purwakarta

Para seniman asal Gianyar, Bali bawakan sendratari Prabu Siliwangi di Festival Purwakarta Gianyar, di Purwakarta Sabtu (14/3).

Purwakarta - Warga Purwakarta disuguhkan penampilan menakjubkan dari Sendratari Prabu Siliwangi, dalam gelaran Festival Purwakarta Gianyar Bali, Sabtu (14/3) malam.

Meski hujan turun rintik-rintik, semalam para Muspida Purwakarta dan Gianyar beserta para pendeta, tidak beranjak dari kursinya. Sendratari Prabu Siliwangi itu mengisahkan Perang Bubat yang tersohor dengan tokohnya Diah Pitaloka dan Maharaja Majapahit Hayam Wuruk.

Menariknya, sendratari itu dipentaskan oleh para seniman asal Bali. Meski begitu, mereka menampilkan tontonan yang ciamik. Seni tari Jaipongan membuka sendratari itu. Disusul kemudian oleh para penari Bali yang menarikan tari Kecak, tarian khas Bali. Nyanyian-nyanyian serta musik khas Bali mengalun enak didengar didukung dengan pencahayaan yang baik.

Suasana itu semakin terasa spiritual saat para penari membawa dupa dalam tariannya. Ditambah lagi dengan  para para penari kecak dengan latar kain besar membentuk siluet Raja Prabu Siliwangi.

Penampilan mereka berlangsung selama 1 jam dan memuaskan para penonton. Seorang warga Bali bernama I Gusti Ngurah Agung memerankan sosok Prabu Siliwangi di sendratari kolosal itu.

Ia memerlukan latihan cukup lama untuk memerankan sosok fenomenal pada sejarah peradaban Sunda ini. "Perankan tokoh Prabu Siliwangi saya perlu persiapan selama satu bulan. Awalnya saya sempat kesulitan namun pakhirnya bisa," ujarnya saat ditemui di sela festival.

Dalam sendratari itu, ia harus memerankan Raja Sunda, berikut dengan seni tari kesenian Sunda. Ia mengaku pertama kali membawakan tarian Sunda. "Dari awal dipilih perankan Prabu Siliwangi, sosok sangat penting bagi masyarakat Sunda. Jadi tentu saja saya sangat bangga perankan sosok itu," ujarnya. (Jr.)**

.

Categories:Daerah,
Tags:bandung,