Pet Park Kian Ramai, Pedagang pun 'Marema'

Pet Park Kian Ramai, Pedagang pun 'Marema'

Niyo, Pedagang asesoris Anjing Di Kawasan Pet Park Bandung. (RZL)

Bandung - Keberadaan Taman Hewan atau Pet Park yang semakin hari semakin dikenal, kian ramai dikunjungi masyarakat penggemar hewan di Kota Bandung. Kondisi itu seakan memberikan inspirasi bagi orang yang cukup jeli membaca peluang bisnis.

Tak sekadar menjadi arena gathering sesama penghobi memelihara hewan. Namun, keberadaan Pet Park di Kota Bandung ini, merupakan ajang bagi pengembangan bisnis yang berpeluang untuk meraup keuntungan.

Lokasi Pet Park memang cukup strategis, yakni di seputaran Jl. Cisangkuy - Cilaki (tepat di seberang kantor redaksi cikalnews) ini, menjadi sangat ramai terutama pada hari Minggu. Ibarat magnet, kondisi tersebut mendorong para pedagang mulai tertarik untuk "buka lapak" di kawasan tersebut.

Mulai dari jajanan khas pagi seperti bubur ayam, kupat tahu, nasi kuning dan aneka jenis gorengan, hingga ke pedagang yang menjajakan jasa "odong odong". Namun di antara semua pedagang tersebut, ada satu pedagang yang cukup unik dan "nyambung" antara Pet Park dengan barang dagangannya,

Niyo (28) misalnya, terlihat begitu rajin dan apik memamerkan dagangannya yakni aksesoris unik untuk binatang, khususnya anjing. Barang seperti tas, dasi, kacamata, bando, sampai jersey olahraga tersedia dalam bentuk mini.

"Semua barang tersebut impor dari Cina, karena di Indonesia masih susah nyari aksesoris untuk hewan. Sementara itu petshop di Bandung hanya menyediakan makanan hewan dan salon," ungkap Niyo yang ditemui cikalnews, Minggu (15/03) pagi.

Menurutnya, yang kebetulan memang penghobi binatang piaraan jenis anjing ini menjelaskan, keberadaan Pet park sangat berpengaruh dalam hidupnya. "Selain saya jadi banyak teman untuk sharing wawasan seputar doggie, saya juga bisa sekalian nyari duit di sini," tambahnya seraya tertawa.

Pemuda nyentrik bertato kelahiran Lampung yang sehari-harinya membuka online shop @SayangAnjing ini mengakui, range harga yang ditawarkan memang tidak terlalu murah. Namun, harga tersebut memang sepadan dengan kualitas dan keunikannya. Terlebih barang-barang tersebut semuanya barang impor.

Sedangkan untuk orang yang penghobi dan sayang banget sama binatang piaraanya, harga Rp 160 ribu untuk tali kekang ,isalnya pasti ditebak. Tak heran, dalam sehari Niyo bisa menghasilkan uang sekitar Rp 500 ribu hingga 1 juta! wow. (Jr.)**

.

Categories:Info Bisnis,

terkait

    Tidak ada artikel terkait