Wahyudi, Lewat Replika Kertas Koran Tembus Ekspor Eropa

Wahyudi, Lewat Replika Kertas Koran Tembus Ekspor Eropa

Miniatur Sepeda dari koran bekas.(Foto:Net)

Bandung - Karya kerajinan replika berbentuk perahu, becak, mobil dan pesawat terbang dari kertas koran bekas karya Wahyudi (39) mampu menembus ekspor ke Jerman.

"Awalnya ada pameran di Indocement tahun 2014, seorang warga Jerman yang datang berkunjung dan membeli karya saya, sampai sekarang Alhamdulilah sudah ekspor ke Jerman," kata Wahyudi di Bandung, Minggu (15/3/2015).

Limbah koran yang biasa berserakan di tempat sampah oleh Wahyudi diolah menjadi karya berkualitas. Di tangan pria itu tumpukan koran dapat disulap menjadi kerajinan replika beraneka rupa.

Kerajinan replika kendataan, pesawat terbang dan lainya ukurannya bermacam-macam, mulai dari setinggi 15 centimeter sampai ukuran besar setinggi 30 centimeter.

"Bila yang berukuran kecil harganya dari Rp50 ribu, dan yang besar bisa mencapai ratusan ribu hingga Rp1 juta," kata Wahyudi saat ditemui di Pameran Produk Wirausaha Baru Jabar di halaman Gedung Sate Bandung.

Ia mengaku, replika yang paling sulit untuk dibuat adalah miniatur kapal layar. Untuk membuat satu kapal, diperlukan waktu selama tiga hari.

"Yang susah itu saat membuat benang-benang kapalnya, soalnya rumit dan butuh ketelitian," katanya.

Wahyudi sudah menjalani bisnis tersebut selama tiga tahun. Awalnya, dia membantu temannya yang menjalani bisnis serupa. Namun karena temannya berhenti, akhirnya Wahyudi yang meneruskan usaha itu.

Sebelum menggunakan kertas koran, ia membuat kerajinan dari bambu dan botol bekas. Namun karena kurang diminati pasar beralih menggunakan limbah koran sebagai bahan baku baru untuk membuat replika. Ternyata, replika dari koran hasilnya lebih bagus dan lebih disukai pembeli.

"Saya kira masyarakat Indonesia bisa lebih bijak untuk mengelola limbah-limbah bekas, agar tidak mencemari lingkungan sekitar, dan ternyata bisa menjadi produk yang memiliki nilai seni dan bernilai tambah," kata Wahyudi menambahkan.(Ode)**

.

Categories:Info Bisnis,
Tags:bisnis,

terkait

    Tidak ada artikel terkait