Bali United Bermain Tanpa Gol Lawan PBR

Bali United Bermain Tanpa Gol Lawan PBR

Ilustrasi foto:Net

Gianyar - Kesebelasan Bali United Pusam melawan Pelita Bandung Raya (PBR) bermain tanpa gol dalam turnamen Bali Island Cup di Stadion Kapten Diptha, Kabupaten Gianyar, Senin malam (16/3/2015).

Sejak babak pertama, permainan BUP yang dimotori Ben Dhifallah Mohdi terus menekan. Namun beberapa peluang emas berhasil digagalkan penjaga gawang PBR yang dijaga Denis Romanov.

Demikian pula pada babak kedua. Tak satu pun gol berhasil dicetak kedua kesebelasan hingga pertandingan berakhir.

Namun pertandingan tersebut harus dibayar mahal oleh PBR setelah pemain belakangnya Boban Nicolik diusir oleh wasit Maulana Nugraha asal Semarang, Jawa Tengah, karena mendapatkan dua kartu kuning pada pada menit ke-24 dan menit ke-39.

Selain itu, wasit juga menghadiahi kartu kuning kepada tiga pemain PBR, yakni M Irfan, David Laly, dan Rahmat Hidayat).

Dua pemain tuan rumah BUP juga mendapatkan kartu kuning, yakni Boby Satria dan Sukarja.

Dengan hasil itu, BUP menjadi juara ketiga di bawah PBR. Sementara itu Arema Cronus berhasil menjadi juara pertama dan berhak atas hadiah satu unit mobil Datsun Go.

PBR dan BUP harus puas dengan hadiah uang tunai, masing-masing Rp50 juta dan Rp20 juta.

"Penyelesaian akhir pemain depan menjadi evaluasi kami karena saat melawan Pelita sebenarnya kita menang dalam jumlah pemain. Namun, tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh tim," kata pelatih BUP, Indra Sjafri.

Mantan pelatih Timnas U-19 itu menganggap anak asuhnya sudah bisa memaksimalkan persiapan menjelang Indonesia Super League (ISL).

Sementara itu, Pelatih Pelita Bandung Raya, Dejan Antonic, mengatakan dalam pertandingan dan turnamen saat ini sangat berat.

"Saya berharap dalam laga ISL nanti tim bisa bermain lebih baik lagi dan sangat bangga kepada semua pemain sangat baik," ujarnya.

Namun, ia merasa kecewa karena Boban Nicolik dalam pertandingan itu. (AY)

.

Categories:Sepak bola,
Tags:sepak-bola,