Harga Kemiri "Marema" di Musim Kemarau

Harga Kemiri

Buah kemiri buat bumbu masak. (Foto ADE)

Bandung – Kendati musim kemarau pertumbuhan pohon kemiri, atau lebih dikenal masyarakat Sunda dengan sebutan muncang justru subur. Pohon ini malah berbuah baik saat datang musim kemarau. Seperti di daerah Pacet, Kab. Bandung pohon ini banyak tumbuh dan berbuah menghasilkan kemiri yang berguna sebagai bumbu masak.

Menurut pemaparan pemilik perkebunan kemiri, Udin Samsudin harga buah kemiri pada saat ini terbilang cukup baik. Harga jual di pasaran pun mengalami kenaikan yang lumayan. “Kini harga kemiri lumayan tinggi, bandar membeli dari petani seharga Rp 40.000/kg Apabila sudah di pasar harganya akan melonjak hingga mencapai Rp 70.000/kg,” kata Udin Samsudin, Rabu (08/10/2014). Udin menambahkan, kualitas buah kemiri akan semakin bagus jika proses pengeringannya berjalan baik. Kemiri yang dijadikan bumbu masak itu harus benar-benar kering agar berkualitas.

“Proses pengeringan sangat mempengaruhi kualitas buah kemiri. Begitu diambil buahnya dari pohon, umumnya akan basah dan perlu dijemur. Baru langkah selanjutnya dikeluarkan dari kulitnya untuk diambil dagingnya. Sementara dagingnya harus dijemur agar benar-benar kering, karena itulah yang dijadikan bumbu untuk memasak,” tambahnya. Dalam setahun pohon kemiri bisa panen 1 hingga 2 kali, tergantung daerah dan struktur iklimnya. Buah kemiri kerap dijadikan bahan bumbu untuk berbagai resep masakan seperti, gule, rendang, dan bumbu ayam goreng. (Jr.)**

.

Categories:Ekonomi,
Tags:bandung,